Berita Selebritis

Honorer Butuh 28 Tahun Agar Bergaji Setara Tunjangan DPR: Itu Pun Kalau Gajinya Rutin

Angka mencengangkan di balik tunjangan anggota DPR RI yang konon mencapai angka total Rp 100 juta per bulan jadi sorotan.

|
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ist/ Kolase Tribun Jambi
Omara Esteghlal dan Prilly Latuconsina soroti tunjangan DPR RI dan bandingkan dengan gaji honorer. 

TRIBUNJAMBI.COM - Ketimpangan kesejahteraan antara para anggota DPR di Senayan dan para pahlawan tanpa tanda jasa di lini terdepan pendidikan menjadi sorotan. 

Sorotan itu di tengah riuh tuntutan massa yang menggelar aksi unjuk rasa.

Sebuah kritik pedas dilontarkan oleh Omara Esteghlal dan Prilly Latuconsina.

Dia membedah angka-angka mencengangkan di balik tunjangan anggota DPR RI yang konon mencapai angka total Rp 100 juta per bulan.

Angka fantastis ini, menurut Omara, menjadi tamparan keras bagi realitas yang harus dihadapi oleh ribuan guru honorer di pelosok negeri. 

"Banyak guru-guru di pelosok dan daerah sana yang hanya dapat Rp 300 ribu per bulan, bahkan kurang,” ungkap Omara, seperti dikutip dari sebuah siaran daring. 

Perbandingan yang sangat timpang ini membuka mata publik tentang jurang lebar antara upah dan tanggung jawab. 

Anggota DPR RI yang kinerjanya kerap dipertanyakan, justru menikmati fasilitas dan penghasilan yang melimpah.

Baca juga: Berapa Gaji dan Tunjangan Anggota DPR RI 2025? Terbaru Tambahan Tunjangan Rumah Rp50 Juta per Bulan

Baca juga: Nyawa Syaiful Tak Tertolong Usai Lompat dari Lantai 4 Gedung DPRD Makassar Dibakar Massa: Panik

Baca juga: Memanas dan Mencekam Demo di Jambi Malam Tadi: Mobil Wartawan dan Pos Polisi Dibakar Massa

Sementara para guru yang mengemban tugas mulia mencerdaskan generasi penerus bangsa harus berjuang dengan upah minim.

"Bagaimana Rp 300 ribu itu mengejar Rp 100 juta? Maka guru-guru ini harus bekerja keras melewati jalan rusak, kadang melewati sungai, tanpa fasilitas mewah, dan sekolah yang infrastrukturnya pun rusak,” jelas Omara.

Kalkulasi yang dilakukan Omara semakin memperkuat argumennya. 

Untuk bisa mencapai penghasilan setara tunjangan anggota DPR dalam sebulan, seorang guru honorer dengan gaji Rp 300 ribu harus bekerja tanpa henti selama 333 bulan, atau setara dengan 28 tahun. 

“Bayangin, 28 tahun kerja baru bisa samain Rp 100 juta. Itu pun kalau gajinya rutin,” tegasnya. 

Hitungan ini tak hanya sekadar angka, melainkan cerminan dari perjuangan panjang dan pengorbanan yang tak sebanding.

Pernyataan ini disambut baik oleh Prilly Latuconsina, yang menegaskan bahwa ketidakadilan ini menjadi pemicu kemarahan rakyat. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved