Tumpang Tindih Sertifikat di Jambi
Jeritan Warga Terdampak Zona Merah di Kota Jambi: Kami Capek Diadu Domba
Ratusan warga yang terdampak penetapan Zona Merah Pertamina kembali menggelar aksi unjuk rasa.
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Mareza Sutan AJ
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ratusan warga yang terdampak penetapan Zona Merah Pertamina kembali menggelar aksi unjuk rasa.
Dalam aksi kali ini, massa menyampaikan tuntutan mereka ke Kantor BPN Kota Jambi serta Kantor Gubernur Jambi.
Sejak pukul 08.00 WIB, warga telah berkumpul di Masjid Alfatah Kenali Asam Atas, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi.
Sekitar pukul 09.00 WIB, massa bergerak menuju Kantor BPN Kota Jambi dan menyampaikan orasi.
Aksi tersebut berdampak pada kelancaran arus lalu lintas.
Kemacetan terjadi akibat penumpukan kendaraan, baik dari arah Simpang Persijam maupun Simpang Pasir Putih.
Dalam orasinya, warga menuntut kejelasan hak atas tanah yang mereka nilai diklaim sepihak oleh Pertamina.
"Kalau tanah kami milik Pertamina, kanapa kami ada sertifikatnya? Kalian mempermainkan kami," ujarnya.
Ketua Advokasi Tolak Zona Merah, Suhatman, mempertanyakan sikap BPN Kota Jambi yang dinilai tidak memberikan penjelasan saat Pertamina meminta pemblokiran aset milik warga.
Padahal, terdapat 5.506 warga yang telah mengantongi Sertifikat Hak Milik (SHM).
"Jika ada yang meminta blokir, bapak punya wewenang untuk menolak, bukan hanya dikabulkan," ujarnya Selasa (13/1).
Ia juga menegaskan bahwa pemblokiran sertifikat seharusnya hanya berlaku selama 30 hari dan setelah itu dibuka kembali.
"Tuntutan kami, blokir ini harus segera dibuka," jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BPN Kota Jambi, Ridho Gunarsa Ali, menyampaikan bahwa pemblokiran dilakukan semata-mata untuk pengamanan aset.
"Kita hanya mengamankan aset biar permasalahan ini tidak ke mana-mana," ujarnya.
| DPRD Kota Jambi soal Zona Merah: tak Ada Kesempatan Lagi Eksploitasi Minyak |
|
|---|
| Kasus Zona Merah Pertamina, DPRD Pastikan Tak Ada Eksekusi Lahan |
|
|---|
| Simalakama Zona Merah Pertamina di Kota Jambi, 5.506 Sertifikat Diblokir |
|
|---|
| 5.000 Bidang Tanah Masuk Zona Merah, Warga Pertanyakan Sikap Pemerintah |
|
|---|
| Fenomena Warga Sulit Jual Rumah Imbas 5.000 Sertifikat Masuk Zona Merah Pertamina |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Warga-Zona-Merah-jambi-123.jpg)