Senin, 1 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Jambi

Kisah Tegar Diterima 4 Perguruan Tinggi, Al Azhar Mesir hingga Kampus Australia

Muhammad Tegar Ananta berhasil diterima di empat perguruan tinggi, termasuk Universitas Al Azhar Kairo.

Tayang:
Tribunjambi.com/Srituti Apriliani Putri
KISAH INSPIRATIF-Muhammad Tegar Ananta berhasil diterima di empat perguruan tinggi, termasuk Universitas Al Azhar Kairo. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Rasa bangga dan haru dirasakan Suhatman Pisang (60) bersama istrinya, Yulia Aryati, setelah putra mereka, Muhammad Tegar Ananta, berhasil diterima di empat perguruan tinggi sekaligus.

Salah satu kampus yang berhasil menerima Tegar ialah Universitas Al Azhar Kairo, Mesir, yang selama ini menjadi tujuan banyak pelajar muslim untuk menimba ilmu agama di tingkat internasional.

Selain diterima di Universitas Al Azhar Kairo, Tegar juga lolos pada program double degree Deakin University dan Lancaster University Australia, Universitas Negeri Semarang (Unnes), serta Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI).

Bagi Suhatman, pencapaian putranya bukan sesuatu yang diraih secara instan.

Sejak kecil, Tegar telah memiliki cita-cita besar dan tekad kuat untuk menempuh pendidikan agama hingga ke luar negeri.

"Keinginan itu datang dari dirinya sendiri. Dari awal memang dia ingin masuk pesantren dan bercita-cita kuliah di luar negeri. Kami sebagai orang tua hanya mendukung dan memfasilitasi," ujar Suhatman, Senin (1/6/2026).

Suhatman mengaku sempat terkejut saat putranya memutuskan melanjutkan pendidikan ke Pondok Pesantren Darul Uluum Lido, Bogor, Jawa Barat, setelah menyelesaikan pendidikan di SD Islam Al Azhar Jambi.

Saat itu, Tegar baru berusia sekitar 14 tahun.

Keputusan berpisah dengan anak yang masih berusia remaja dan tinggal jauh dari keluarga menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua.

"Kami sempat kaget dan terkejut karena harus berpisah jauh. Namun, itu memang keinginannya sendiri dan kami belajar mendukung pilihan anak," katanya.

Perjalanan pendidikan Tegar kemudian berlanjut di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Di pesantren tersebut, Tegar mendapat bimbingan intensif dalam mempersiapkan diri mengikuti seleksi perguruan tinggi di Timur Tengah.

Menurut Suhatman, putranya sejak awal fokus memperkuat kemampuan bahasa Arab dan bahasa Inggris.

Selama berada di pesantren, Tegar juga mengikuti berbagai program tambahan untuk mendukung cita-citanya.

"Alhamdulillah selama di pondok dia mendapatkan banyak pembinaan. Bahasa Arab dan bahasa Inggris memang menjadi fokus dari awal," ujarnya.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved