Rabu, 20 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Jambi

Relasi Kuasa dan Modus Dua Guru Silat di Olak Kemang Nodai Belasan Murid

Dua guru silat di Jambi ditangkap polisi setelah melakukan tindakan asusila terhadap belasan muridnya.

Tayang:
Penulis: tribunjambi | Editor: Mareza Sutan AJ
Dok/Polisi
DIAMANKAN POLISI - Husni dan Heri, guru silat dan senior silat Delapan Penjuru Mata Angin (DPMA) di Olak Kemang diamankan polisi setelah dilaporkan melakukan tindakan asusila terhadap muridnya. 

Dalam proses tersebut, Husni diduga melakukan tindakan asusila terhadap sejumlah muridnya.

Selain Husni, seorang siswa senior bernama Heri yang juga mengajar di padepokan tersebut turut diamankan oleh Polresta Jambi.

Tidak hanya itu, IZ juga mengungkapkan bahwa Husni sempat berupaya agar korban menggugurkan kandungannya.

Setelah diketahui hamil, IZ mengaku beberapa kali diminta mengonsumsi nanas dan obat-obatan yang tidak ia ketahui kegunaannya.

“Disuruh minum sprite kecil untuk menggurukan, kadang nanas, kadang nanas diblender. Setiap latihan di kasih obat miso (kemungkinan yang dimaksud, misoprostol) yang harganya Rp400 ribu,” ujarnya.

IZ mengaku tidak berani menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya karena merasa takut.

“Kami dak berani mau cerito ke orang tuo karena takut. Hati kami dak nak becakap,” ujarnya.

Ia berharap para pelaku dapat dihukum setimpal agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami pingin di hukum seberat-beratnya, jangan ado lagi orang kayak kejadian ini lagi,” pungkasnya.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Polresta Jambi masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan tindakan asusila di padepokan silat Delapan Penjuru Mata Angin (DPMA), Kota Jambi.

Dua orang tersangka, yakni Husni selaku guru padepokan dan Heri yang merupakan siswa senior sekaligus pengajar, telah diamankan pihak kepolisian.

Namun, berdasarkan keterangan salah satu ayah korban, diduga masih ada pelaku lain yang belum tertangkap.

Salah satu ayah korban berinisial P menyebutkan, terdapat dua orang lain yang diduga terlibat, salah satunya masih di bawah umur.

“Katanya itu ada empat orang, yang dua itu H dan N masih belum ditangkap,” ujarnya.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved