Tragedi PETI di Sarolangun
Mereka yang Mencari Hidup dan Tertimbun Longsor PETI di Sarolangun Jambi
Total ada 12 korban: delapan penambang meninggal dunia dan empat mengalami luka-luka setelah tertimbun longsor di Sarolangun pada Selasa (20/1/2026).
Penulis: FRENGKY WIDARTA | Editor: Mareza Sutan AJ
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN – Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, kembali memakan korban jiwa. Mereka yang mencari hidup dari aktivitas tambang ilegal itu tertimbun longsor.
Total ada 12 korban: delapan penambang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka setelah tertimbun longsor pada Selasa (20/1/2026).
Usai kejadian, Kepolisian Resor (Polres) Sarolangun langsung memasang garis polisi dan menyegel lokasi tambang.
Di area tersebut terpasang tulisan, "Lokasi Ini Dalam Penyelidikan Unit Tipidter Sateskrim Sarolangun".
Pada Kamis (22/1/2026) pagi, tim Tribun Jambi meninjau langsung lokasi tambang emas ilegal yang menewaskan delapan orang tersebut.
Dusun Mengkadai sendiri merupakan bagian dari Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi.
Lokasi tambang tergolong terpencil. Dari pusat Kabupaten Sarolangun, jarak tempuh mencapai sekitar 103 kilometer.
Perjalanan dimulai dari Sarolangun menuju Kecamatan Limun sejauh 53 kilometer dengan waktu tempuh sekitar satu jam.
Dari Limun ke Desa Temenggung berjarak sekitar 30 kilometer atau 30 menit perjalanan.
Selanjutnya, dari Desa Temenggung menuju lokasi tambang masih harus menempuh sekitar 20 kilometer dengan waktu tempuh sekitar setengah jam.
Mobil Tak Bisa Masuk
Menuju lokasi, Tribun Jambi harus menggunakan sepeda motor dari Desa Temenggung ke titik tambang yang berada di pinggiran desa.
Akses jalan hanya berupa jalur setapak dengan kontur tanah tidak rata dan lebar kurang dari dua meter, sehingga kendaraan roda empat tidak dapat melintas.
"Memang cukup jauh, jalannya seperti ini (tanah), lewat kebun-kebun, jadi gak bisa cepat," ujar Kepala Desa Temenggung, Supriadi, yang mendampingi perjalanan Tribun Jambi.
Sepanjang perjalanan, medan cukup sulit karena jalan setapak licin yang membelah perkebunan sawit milik warga.
| 12 Nyawa Terenggut PETI di Sarolangun Awal Tahun Ini sementara Pemilik Kabur |
|
|---|
| Identitas 4 Pekerja Tambang Emas Ilegal yang Tewas di Sarolangun |
|
|---|
| 2 Warga Sumsel dan 1 Warga Bengkulu Tewas Dalam Tragedi Tambang Emas Ilegal Sarolangun |
|
|---|
| Lagi, Tambang Emas Ilegal di Sarolangun Makan Korban, 4 Pekerja Tewas |
|
|---|
| Pemilik Lahan PETI di Sarolangun Kabur setelah 8 Orang Tewas Terkubur Longsor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Delapan-orang-penambang-tewas-dan-empat.jpg)