Korupsi Jalan di Mandailing Natal
EMPAT Alasan KPK Harus Periksa Bobby Nasution Pasca Orang Dekatnya Kena OTT KPK
Boyamin Saiman mengungkapkan empat alasan Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK harus memeriksa Gubernur Sumut, Bobby Nasution.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Diketahui, kedekatan Bobby dan Topan cukup disorot para pejabat dan politisi Sumut.
Hal itu dikarenakan, jenjang karir Topan yang cukup moncer di masa kepemimpinan Bobby Nasution.
Topan memulai bertugas sebagai ASN di Pemko Medan setelah lulus STPDN.
Saat itu, ia sempat menjabat sebagai Kasubbag Protokol Bagian Umum Pemko Medan.
Lalu, ia kemudian dipercaya sebagai Kepala Bidang di Dinas Komunikasi dan Informatika.
Setelahnya, Topan Ginting kemudian menjadi Camat Medan Tuntungan pada 2019.
Kariernya semakin melejit ketika Bobby Nasution menjadi Wali Kota Medan.
Topan Ginting diangkat menjadi Kepala Dinas PU Kota Medan dan tetap bertahan di posisi strategis tersebut selama Bobby menjabat.
Pada April 2024, Topan diangkat menjadi Plt Sekda Kota Medan menggantikan Wirya Alrahman yang menjadi Pj Bupati Deli Serdang.
Pada 24 Februari 2025, Topan Ginting dilantik sebagai Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara oleh Wakil Gubernur Surya.
Beberapa kali peninjauan dan kegiatan yang dihadiri Bobby, Topan pun selalu terlihat, meski acara tersebut bukan bagian dari PUPR.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Iran Tetap Siaga, Ragukan Janji Damai Israel Usai Gencatan Senjata
Baca juga: Puasa Asyura dan Anjuran Rasulullah Mengerjakannya di 10 Muharram
Baca juga: Prediksi Skor Statistik Vänersborgs FK vs Torslanda IK 2/7/2025 Pukul 00.30 WIB
Baca juga: KATA Bobby Nasution Usai Orang Dekatnya Topan Ginting Kena OTT KPK: Jangan Lakukan yang Merugikan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20250630-Gubernur-Sumatera-Utara-Bobby-Nasution.jpg)