Polemik di Papua

DARAH Bripda Ricardo Pasaribu Tumpah di Intan Jaya, Jubir TPNPB-OPM Lantang Sebut Presiden Prabowo

Papua atau KKB Papua, atau yang juga dikenal sebagai TPNPB-OPM, mengklaim bertanggung jawab atas penyerangan yang menewaskan Bripda Ricardo Pasaribu.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ist
Situasi keamanan di Intan Jaya kembali memanas setelah Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua atau KKB Papua, atau yang juga dikenal sebagai TPNPB-OPM, mengklaim bertanggung jawab atas penyerangan yang menewaskan Bripda Ricardo Pasaribu. 

Menurut KKB Papua, para pejabat ini disebut merencanakan pembunuhan dan pencurian sumber daya alam milik masyarakat Papua demi kepentingan Prabowo Subianto

"Rakyat Papua wajib bersatu untuk membela diri dan mempertahankan tanah air dari kepentingan Jakarta melalui pejabat-pejabatnya di seluruh Tanah Papua," tutup Sebby.

Aparat Keamanan Kejar Pelaku dan Siaga Penuh

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani, mengonfirmasi korban luka serius pada telinga kanan dan telah dilarikan ke RSUD Sugapa untuk perawatan intensif. 

"Kami mengutuk keras tindakan kekerasan ini, dan aparat akan mengejar serta menindak tegas para pelaku sesuai ketentuan hukum," tegas Faizal Ramadhani pada Minggu (29/6/2025) pagi.

Personel Satgas Ops Damai Cartenz telah dikerahkan ke lokasi kejadian untuk penyelidikan, dan seluruh personel TNI-Polri di Distrik Sugapa disiagakan di pos masing-masing untuk mengantisipasi gangguan lanjutan. 

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo, mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun selalu waspada.

"Kami masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait pelaku. Dugaan sementara mengarah pada keterlibatan KKB," ujar Kombes Yusuf.

Dia sebut komitmen TNI-Polri untuk menjaga stabilitas keamanan di Papua Tengah, khususnya Intan Jaya yang kini kembali menjadi titik rawan aksi kekerasan KKB Papua.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: BALASAN Keras Iran Usai Donald Trump Klaim Selamatkan Khamenei dari Serangan Israel

Baca juga: LEMAS Nenek Sumi Mau Pakai BPJS Malah Status Sudah Meninggal, Kades Tahan Malu: Buru-buru Jadi Lupa

Baca juga: PERSETERUAN Ridwan Kamil dan Lisa Mariana Memanas: Lapor ke Komnas Perempuan Hingga Sindiran Menohok

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved