Pembobolan Rekening Bank Jambi

Cerita Musrizal, Anggota DPRD Kerinci Jadi Korban Bobol Rekening Bank Jambi: Baru Tahu dari Bank

Anggota DPRD Kabupaten Kerinci, Musrizal, menjadi salah satu korban dalam kasus pembobolan rekening nasabah oleh tersangka RS (26), karyawati Bank 9 J

TRIBUN JAMBI/FRENGKY WIDARTA
KANTOR Bank 9 Jambi Cabang Kerinci yang beralamat di Desa Dusun Baru Siulak Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci Jambi, beraktivitas seperti biasa, Rabu (4/6/2025). Rafina Salsabila (26) pernah bekerja di sini sebagai analis kredit. 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Anggota DPRD Kabupaten Kerinci, Musrizal, menjadi salah satu korban dalam kasus pembobolan rekening nasabah oleh tersangka RS (26), karyawati Bank 9 Jambi Cabang Kerinci.

Total sebanyak 28 rekening nasabah diketahui telah dibobol oleh RS, termasuk rekening milik legislator tersebut.

Saat dikonfirmasi Tribun Jambi, Kamis (5/6/2025), Musrizal membenarkan bahwa dirinya memiliki rekening di Bank 9 Jambi dan pernah mengajukan pinjaman pada awal September 2024.

“Saat itu saya ajukan pinjaman untuk usaha. Permohonan saya diterima oleh RS. Tapi setiap ditanya kapan cair, dia selalu jawab ‘belum siap, Pak’,” kata Musrizal.

Namun, pada Oktober 2024, ia mendapat telepon dari pihak Bank 9 Jambi yang menginformasikan bahwa pinjaman tersebut sebenarnya sudah cair dan dananya telah diambil oleh RS.

“Saya kaget. Tim Bank Jambi bilang dana saya sudah cair dan diambil RS. Saya langsung datang ke kantor Bank 9 Jambi Cabang Kerinci, waktu itu juga sudah ada tim advokat dari Jambi,” jelasnya.

Musrizal mengaku telah memberikan buku tabungan dan ATM rekening pribadi kepada RS, karena mengira itu bagian dari prosedur pencairan pinjaman.

Namun ternyata, rekening itulah yang digunakan tersangka untuk menguras dana.

“Untungnya saya sudah buat surat perjanjian dengan OJK, jadi dana saya bisa dikembalikan melalui rekening baru,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa beberapa anggota DPRD lainnya turut menjadi korban.

Musrizal menilai tindakan tersangka sangat licik karena sengaja menyembunyikan informasi bahwa dana pinjaman sudah cair.

“Dia bilang belum cair, padahal sudah. Ketika saya tanya ke tim Bank, ternyata dananya sudah diambil sejak bulan sebelumnya,” tambahnya.

Dana pinjaman milik Musrizal akhirnya diganti oleh OJK, dan rekening barunya diterbitkan melalui Bank 9 Jambi Cabang Sungai Penuh.

Menutup keterangannya, Musrizal mengimbau masyarakat untuk tidak menyerahkan buku tabungan dan ATM kepada siapapun, termasuk petugas bank, serta meminta pihak Bank 9 Jambi untuk memperketat pengawasan dan meningkatkan profesionalisme pegawainya, khususnya di bagian kredit.

Baca juga: VIRAL Mahasiswi di Jambi Jadi Korban Begal Payudara, Pelaku Kabur Pakai Motor Plat BH 5039 IM

Baca juga: Pemkab Tebo Bekukan Yayasan Amal Jariah, Diduga Tak Berizin dan Terindikasi Organisasi Terlarang

Baca juga: Jadikan RSUD Ahmad Ripin Rujukan Kanker, Bupati Muaro Jambi Audiensi dengan Kemenkes

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved