Berita Jambi

RS Mitra Jambi Bantah Tolak Pasien Korban Kebakaran, Sebut Pasien Minta Pulang Sendiri

Direktur Rumah Sakit Mitra Jambi dr Rachmad Yusuf membantah bahwa pihaknya menolak pasien kebakaran atas nama Nurbaiti. 

Penulis: Srituti Apriliani Putri | Editor: Nurlailis
Tribunjambi.com/ Srituti Apriliani Putri
KLARIFIKASI - Direktur Rumah Sakit Mitra Jambi dr Rachmad Yusuf membantah bahwa pihaknya menolak pasien kebakaran atas nama Nurbaiti. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Direktur Rumah Sakit Mitra Jambi dr Rachmad Yusuf membantah bahwa pihaknya menolak pasien kebakaran atas nama Nurbaiti. 

Rachmad menjelaskan bahwa pasien Nurbaiti masuk ke IGD Rumah Sakit Mitra Jambi pada Sabtu (31/5/2025) pukul 11.43 WIB di antar oleh Ambulance Puskesmas Kebun Handil. 

"Pasien dibawa menggunakan ambulance Puskesmas Kebun Handil. Kita langsung lakukan tindakan," ujarnya Senin (2/6/2025).

Baca juga: RS di Jambi Diduga Tolak Pasien Korban Kebakaran Karena Pakai KIS dan BPJS Kesehatan

Di IGD, pasien mendapatkan penanganan dari petugas yang berjaga saat itu.

"Lukanya dibersihkan dan diberi salep," ujarnya. 

Karena lutut kiri pasien mengalami bengkak, maka pihak Rumah Sakit menyarankan untuk dilakukan rontgen.

"Ibunya menolak, namanya orangtua mungkin takut. Minta pulang untuk di urut," sebutnya. 

Rachmad mengatakan bahwa Rumah Sakit Mitra Jambi menerima pasien BPJS.

Baca juga: Ketua DPRD Kota Jambi Tegur RS Mitra, Diduga Tolak Korban Kebakaran: BPJS Korban Aktif

Pada saat itu, ia mengatakan bahwa proses administrasi pasien juga sudah dilakukan. 

"Padahal anaknya sudah memberikan KTP ke petugas dan sudah didaftarkan," jelasnya. 

Namun, pihak keluarga menolak dan memutuskan untuk membawa pulang pasien.

"Jadi tidak ada penolakan, dokter atau perawat tidak menolak. Karena pasien minta pulang," jelasnya. 

Ia juga mengatakan setelah mendapatkan penanganan, siang itu pasien dibawa pulang oleh pihak keluarga menggunakan angkutan mobil online. 

"Karena mobil ambulance kita sedang pergi, akhirnya minta pesankan mobil online. Kita pesankan, sekali lagi kami tegaskan tidak ada penolakan pasien. Baik pasien BPJS maupun pasien non BPJS," ungkapnya. 

Baca juga: Aku Bercita-cita jadi Sopir, Kata ODGJ usai Bawa Kabur Mobil Badan Penanggulangan Kebakaran

Untuk diketahui, Nurbaiti (49) warga Jalan Guru Muchtar yang mengalami luka bakar pasca kebakaran di dapur rumahnya saat ini telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Abdul Manap Kota Jambi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved