Berita Internasional

DETIK-DETIK Atap Menara Genderang sejak Zaman Dinasti Ming China Roboh setelah 650 Tahun

Menara Genderang di Fengyang, China, yang dibangun pada abad ke-14, sejak zaman Dinasti Ming, menjadi salah satu dari banyak situs bersejarah

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
istimewa
MENARA GENDERANG - Atap Menara Genderang - bangunan yang ada sejak zaman Dinasti Ming, dibangun pada 1375 - roboh. 

Menara Genderang di Fengyang, China, yang dibangun pada abad ke-14, sejak zaman Dinasti Ming, menjadi salah satu dari banyak situs bersejarah yang mengalami renovasi seiring dengan meningkatnya minat pada pariwisata budaya.

Atap bangunan yang mulai didirikan lebih dari 650 tahun lalu itu roboh pada Rabu (21/5/2025) siang, waktu setempat.

Berikut laporan mengenai robohnya atap menara genderang yang berusia lebih dari enam abad tersebut.

TRIBUNJAMBI.COM - Kerumunan pengunjung berhamburan dan debu beterbangan ketika genteng-genteng dari atap Menara Gendang di Kabupaten Fengyang terjatuh.

Atap menara abad ke-14 yang telah direkonstruksi di wilayah Tiongkok timur runtuh sebagian dengan dramatis pada pekan ini.

Kondisi memicu penyelidikan dan menimbulkan pertanyaan mengenai apakah renovasi modern pada bangunan tersebut memenuhi standar yang berlaku atau bahkan ilegal.

Sebuah video yang beredar di internet memperlihatkan genteng-genteng jatuh dari atap Menara Gendang di Kabupaten Fengyang pada hari Senin.

Di sisi lain, puluhan orang berkumpul di alun-alun terbuka di bawahnya.

Kepulan debu mengepul di sekitar bangunan dan penonton berlari menyelamatkan diri.

Pemerintah Fengyang menyatakan tidak ada korban luka akibat kejadian tersebut dan sedang menyelidiki penyebab keruntuhan.

Menara ini telah dinyatakan sebagai peninggalan budaya utama oleh Provinsi Anhui, yang membawahi Kabupaten Fengyang.

Dasarnya, yang diklaim sebagai menara gendang terbesar di Tiongkok, dibangun pada tahun 1375 pada era Dinasti Ming.

Menara gendang sendiri umumnya ditemukan di pusat-pusat kota di Tiongkok dan secara tradisional berfungsi membantu masyarakat menjaga waktu.

Namun, bangunan di atas fondasi tersebut, dengan atap melengkung berlapis genteng, baru dibangun pada tahun 1995, menggantikan bangunan aslinya yang hancur pada abad ke-19.

Baru Direnovasi

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved