Berita Populer Hari Ini

5 Berita Populer Jambi, Bupati Tebo ARB Marah Besar Banyak Kendaraan Pelat Merah Tak Ditemukan

Simak berita populer di Jambi rangkuman peristiwa di 11 kabupaten kota, Kamis 8 Mei 2025. Ada juga beberapa video viral peristiwa di Jambi.

Penulis: asto s | Editor: asto s
Tribun Jambi/Sopianto
BERITA POPULER. Bupati Tebo Agus Rubiyanto cek kendaraan pelat merah di pemda yang tak jelas keberadaannya. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Simak berita populer di Jambi rangkuman peristiwa di 11 kabupaten kota, Kamis 8 Mei 2025.

Di Sungai Batu Kerbau Kabupaten Tebo, polisi mengamankan ekskavator tambang ilegal. Terungkap kondisi di lokasi.

Masih dari Tebo, Bupati Agus Rubiyanto Murka gara-gara banyak kendaraan dinas tak jelas keberadaannya.

Di Kabupaten Sarolangun, ada pungli di Jembatan Sunsang.

Lalu di Kabupaten Batanghari, perselisihan saat dinas luar kota jadi pemicu laporan ke Dewan Etik DPRD Batanghari

Di Kota Jambi, ada montir menggelapkan sepeda motor konsumen.

Ada juga beberapa video viral peristiwa di Jambi yang menyedot perhatian publik.

Berikut lima berita populer peristiwa di Jambi selengkapnya.

Bupati Tebo Marah Kendaraan Pelat Merah Tak Jelas Keberadaannya

 

KENDARAAN DINAS - Sebanyak 308 unit kendaraan dinas roda empat milik Pemerintah Kabupaten Tebo dikumpulkan dalam apel khusus yang dipimpin langsung oleh Bupati Tebo, Agus Rubiyanto, di eks Lapangan MTQ, Rabu (7/5/2025).
Sebanyak 308 unit kendaraan dinas roda empat milik Pemerintah Kabupaten Tebo dikumpulkan dalam apel khusus yang dipimpin langsung oleh Bupati Tebo, Agus Rubiyanto, di eks Lapangan MTQ, Rabu (7/5/2025).(Tribunjambi.com/ Sopianto)

 

SEBANYAK 308 unit kendaraan dinas roda empat milik Pemerintah Kabupaten Tebo dikumpulkan dalam apel khusus yang dipimpin langsung oleh Bupati Tebo, Agus Rubiyanto, di eks Lapangan MTQ, Rabu (7/5/2025).

Didampingi Wakil Bupati Nazar Efendi dan jajaran pejabat Pemkab Tebo, apel ini bertujuan untuk mengecek kondisi kendaraan sekaligus memastikan seluruh aset daerah digunakan sesuai aturan dan terdata dengan baik.

Kendaraan dinas tersebut harus digunakan untuk sesuai prosedur yang berlaku dan tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi.

Bupati Tebo Agus Rubiyanto menyampaikan, berdasarkan pengecekan dilapangan, ditemukan ada kendaraan yang layak dan tak layak.


Baca Selengkapnya

Penertiban Tambang Emas Ilegal, Polisi Sita Alat Berat di Sungai Batu Kerbau

 

PETI - Kepolisian Resor (Polres) Bungo Jambi kembali mengamankan satu unit alat berat jenis excavator yang diduga digunakan untuk aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di aliran sungai Desa Batu Kerbau, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo, pada Selasa (6/5/2025)
Kepolisian Resor (Polres) Bungo Jambi kembali mengamankan satu unit alat berat jenis excavator yang diduga digunakan untuk aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di aliran sungai Desa Batu Kerbau, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo, pada Selasa (6/5/2025)(ist)

 

KEPOLISIAN Resor (Polres) Bungo, Jambi, kembali mengamankan satu unit alat berat jenis excavator yang diduga digunakan untuk aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di aliran sungai Desa Batu Kerbau, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo, pada Selasa (6/5/2025) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kegiatan penindakan PETI tersebut dilakukan setelah Polsek Pelepat mendapatkan informasi bahwa di aliran sungai Desa Batu Kerbau Kecamatan Pelepat ada alat berat jenis Excavator sedang melakukan aktifitas PETI.

Begitu mendapat informasi, Kapolsek Pelepat IPTU Suzuki Gurning, yang diikuti personil Polsek Pelepat dan di Backup Polres Bungo menuju ke lokasi aliran sungai yang diduga adanya aktifitas PETI. 

Sesampainya dilokasi aktifitas PETI tersebut personil Polsek Pelepat menemukan satu unit alat berat jenis excavator warna kuning yang diduga sedang melakukan aktifitas PETI, melihat kedatangan petugas kepolisian, operator alat berat dan pelaku PETI lainya melarikan diri kedalam semak-semak dan meningalkan alat berat di lokasi.


Baca Selengkapnya

Montir Nakal Gelapkan Sepeda Motor Konsumen

 

MONTIR NAKAL - Seorang montir bengkel di Kota Jambi, Rizki Syaifa Zulfikar Amirin (27), diamankan polisi setelah membawa kabur sepeda motor milik konsumen yang hendak diservis. 
Seorang montir bengkel di Kota Jambi, Rizki Syaifa Zulfikar Amirin (27), diamankan polisi setelah membawa kabur sepeda motor milik konsumen yang hendak diservis. (istimewa)

 

SEORANG montir bengkel di Kota Jambi, Rizki Syaifa Zulfikar Amirin (27), diamankan polisi setelah membawa kabur sepeda motor milik konsumen yang hendak diservis. 

Ia ditangkap Tim Buser Polsek Jambi Selatan saat tengah bekerja di sebuah bengkel, Jumat (2/5/2025) malam.

Penangkapan ini berawal dari laporan korban bernama Ericsan Petrus Sitanggang, yang kehilangan sepeda motor Honda Scoopy warna putih miliknya usai diservis di bengkel Moel Motor, kawasan Simpang Persijam, Kelurahan Wijaya Pura, Kecamatan Jambi Selatan.

“Korban menitipkan motornya pada 23 Maret 2025 untuk diperbaiki. Pelaku mengatakan perbaikan tak bisa selesai dalam sehari, sehingga motor ditinggal. Namun saat korban hendak mengambil kembali motornya, pelaku sudah menghilang bersama kendaraan,” jelas Kasi Humas Polresta Jambi dalam keterangan tertulis.

Berdasarkan laporan tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi pelaku yang tinggal di kawasan Perumahan Telaga Beliung Regency, Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo. 


Baca Selengkapnya

Pungli di Jembatan Sunsang Sarolangun

 

PUNGLI - Seorang warga Desa Rengkiling, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, Jambi bernama Ibrahim alias Ahim, diamankan polisi usai kedapatan melakukan pungutan liar (pungli) di sekitar Jembatan Sunsang, Selasa (6/5/2025) malam.
Seorang warga Desa Rengkiling, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, Jambi bernama Ibrahim alias Ahim, diamankan polisi usai kedapatan melakukan pungutan liar (pungli) di sekitar Jembatan Sunsang, Selasa (6/5/2025) malam.(istimewa)

 

SEORANG warga Desa Rengkiling, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, Jambi bernama Ibrahim alias Ahim, diamankan polisi usai kedapatan melakukan pungutan liar (pungli) di sekitar Jembatan Sunsang, Selasa (6/5/2025) malam.

Penangkapan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Pekat II Siginjai 2025 yang digelar Polres Sarolangun untuk memberantas penyakit masyarakat seperti pungli, premanisme, dan kejahatan jalanan.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jambi, Kombes Pol Manang Soebeti, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebutkan bahwa Unit Opsnal Satreskrim Polres Sarolangun bertindak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat yang merasa resah dengan aksi pungli yang marak di jembatan tersebut.

"Begitu menerima informasi dari warga, tim segera menuju lokasi dan mendapati pelaku tengah melakukan pungli. Ia langsung diamankan dan dibawa ke Mapolsek Mandiangin untuk diperiksa lebih lanjut," ujar Kombes Pol Manang, Rabu (7/5/2025).

Dalam penangkapan itu, polisi menyita barang bukti berupa uang tunai dari hasil pungli dengan nominal puluhan ribu rupiah dalam pecahan Rp10.000, Rp5.000, dan Rp1.000.


Baca Selengkapnya

Truk Batu Bara Mogok di Jembatan Rengas Condong Batanghari, Macet Semua Deh

 

Kasat Lantas Polres Batanghari, Iptu Agung Prasetyo
Kasat Lantas Polres Batanghari, Iptu Agung Prasetyo(Tribunjambi.com/Abdullah Usman)

 

SEBUAH truk batubara mengalami mogok tepat di atas Jembatan Simpang Rengas Condong, Kota Muara Bulian, Rabu (7/5/2025), sehingga menyebabkan gangguan lalu lintas, terutama di jam sibuk pagi hari.

Truk tersebut menutup hampir seluruh badan jembatan, hanya menyisakan ruang sempit yang masih bisa dilalui kendaraan pribadi dan sepeda motor. 

Akibatnya, kendaraan besar seperti bus dan truk roda enam ke atas tidak dapat melintas dan harus dialihkan ke jalur alternatif.

Kendaraan besar dari arah Bajubang dialihkan menuju Jalan Sultan Thaha, melewati kawasan Aek Meliuk – rumah dinas bupati – RSUD Hamba, sebelum kembali ke jalan utama, yakni Jalan Gajah Mada. 

Sementara kendaraan besar dari arah sebaliknya juga diminta menggunakan jalur alternatif untuk menghindari kemacetan.


Baca Selengkapnya

Perselisihan Saat Dinas Luar Kota Jadi Pemicu YA Lapor Oknum Anggota ke Dewan Etik DPRD Batanghari

 

Juru bicara Dewan Etik DPRD Batanghari, Fernando Putra
Juru bicara Dewan Etik DPRD Batanghari, Fernando Putra(Tribunjambi.com/Abdullah Usman)

 

PIHAK Sekretariat DPRD Batanghari memberikan penjelasan terkait dugaan pelanggaran kode etik yang melibatkan dua anggota Dewan dari Komisi I, yakni inisial YA sebagai pelapor dan P sebagai terlapor.

Perselisihan ini dilaporkan terjadi saat keduanya tengah melakukan perjalanan dinas ke luar daerah.

Sekretaris DPRD Batanghari, Muhammad Ali, membenarkan adanya laporan dari YA kepada Majelis Kehormatan DPRD.

Ia mengatakan bahwa informasi awal yang diterimanya menyebut insiden itu terjadi saat rombongan Komisi I sedang bertugas di luar daerah.

"Kejadian itu berdasarkan cerita yang kami terima, terjadi saat Komisi I melakukan perjalanan dinas. Tapi kami belum tahu pasti penyebab utamanya," ujar Muhammad Ali, Rabu (7/5/2025).


Baca Selengkapnya

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved