Berita Jambi
Siapa Paling Berpeluang Jadi Ketua DPW PAN Provinsi Jambi? Al Haris, Maulana, M Hafiz, BBS?
Siapa yang paling berpeluang dari Ketua DPW PAN Provinsi Jambi? Muswil ini momen penting menentukan kepemimpinan baru DPW PAN Jambi setelah H Bakri
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Siapa yang paling berpeluang dari Ketua DPW PAN Provinsi Jambi?
Diketahui sejumlah nama digadang-gadang akan maju Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Jambi atau PAN Jambi.
Muswil akan digelar di Rumah PAN Provinsi Jambi pada besok, Rabu, 30 April 2025
Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) hadir secara virtual untuk membuka acara.
Sebagai informasi, muswil ini momen penting menentukan kepemimpinan baru DPW PAN Jambi setelah H Bakri, Ketua DPW PAN Jambi, naik menjadi Ketua DPP PAN.
Zulhas akan memilih satu dari lima nama formatur yang telah ditetapkan untuk menjadi ketua formatur.
Ketua formatur terpilih otomatis akan menjadi Ketua DPW PAN Provinsi Jambi.
Baca juga: Viral Puskesmas di Madura Digeruduk Warga, Kabarnya Imbas Aksi Carok di Kombangan
Baca juga: Pansus I DPRD Provinsi Jambi Gelar FGD Optimalisasi PAD dari PI 10 Persen Migas
Kelima nama formatur tersebut adalah:
2. M Haviz Fattah, Ketua DPRD Provinsi Jambi .
4. Bambang Bayu Suseno, Bupati Muaro Jambi.
5. Madian Saswadi, Ketua Bappilu DPW PAN Jambi.
Tahap berikutnya, menyusun kepengurusan lengkap DPW PAN Provinsi Jambi bersama empat formatur lainnya.
Lantas siapa calon yang bakal maju jadi Ketua DPW PAN Provinsi Jambi?
Hingga saat in, tampaknya nama-nama belum santer terdengar.
Namun, sejumlah nama kuat bisa diperhitungkan untuk maju pertarungan.
Berikut ini profil tokoh yang diprediksi maju pemilihan Ketua DPW PAN Provinsi Jambi
Baca juga: Viral Polisi Tidur di Klaten Terlalu Tinggi, Permintaan Warga Namun Berujung Diprotes
Baca juga: Ini Luas 6 Kabupaten Baru di Jambi yang Masuk Wacana Pemekaran Wilayah
1. Hafiz Fattah.
Muhammad Hafiz Fattah lahir di Palembang pada 30 Mei 1991.
Saat ini Ketua DPRD Provinsi Jambi.
Hafiz adalah putra bungsu dari Abdul Fattah, mantan Bupati Batanghari dua periode, dan Sofia Joesoef yang juga pernah menjadi Wakil Bupati Batanghari.
Istrinya, Anita Yasmin merupakan Ketua DPRD Batanghari periode 2019-2024.
Pada Pileg 2019, Hafiz dicoret dari daftar calon legislatif Partai Amanat Nasional (PAN) Dapil Batanghari I diduga karena kasus narkoba yang pernah menjeratnya.
2. Bambang Bayu Suseno
Bambang Bayu Suseno atau disingkat BBS lahir di Palembang, 14 April 1972.
Bupati Muaro Jambi 2025-2030, Wakil Bupati Muaro Jambi periode 2017-2022.
Pada masa kecilnya, pernah berjualan es dan minuman tradisional hingga pernah jadi sopir angkot.
Sejak kelas lima SD hingga SMP dirinya telah dititipkan oleh orang tuanya di salah satu Kecamatan di Kabupaten Ogan Komering Ilir Provinsi Sumatera Selatan untuk menimba ilmu.
Ketika tamat SMP, ia dipindahkan lagi oleh orang tuanya dan sekolah SMA di Palembang.
Tamat SMA, masa itu, ia ikut tes SNMPTN dan lulus di Universitas Jambi, bertempat tinggal dan ngekos di Telanaipura, Kota Jambi.
Selama kuliah S1 jurusan pertanian di Universitas Jambi, dirinya selalu ambil peluang mencari uang dengan kerjanya sendiri, jadi sopir angkot jalur pasar Telanaipura, ketika Sabtu dan Minggu.
Ia menjadi kader partai Partai Amanat Nasional (PAN) sejak tahun 1999, saat itu ia masih belajar.
Pada tahun 2004, ia nyalon DPRD Provinsi Jambi, tidak berhasil kemudian tahun 2009 ikut lagi dan terpilih jadi DPRD Provinsi Jambi, kemudian 2014 terpilih lagi legislatif di Provinsi, dan 2017 ia maju pilbub dan terpilih wakil Bupati Kabupaten Muarojambi.
Baca juga: Viral Polisi di Pati Jadi Rampok Minimarket dan Bawa Sajam saat Beraksi
Baca juga: Gaji Ketua RT di Kota Jambi Akan Naik dari Rp750 Ribu ke Kisaran Rp1,7 Juta per Bulan, Ini Syaratnya
3. Maulana
Maulana lahir di Ligung, Majalengka, Jawa Barat, 14 Februari 1976.
Saat ini menjabat Wali Kota Jambi 2025-2030.
Bersama istrinya, dr Nadia, Maulana yang juga dokter, merupakan pemilik Rumah Sakit Ibu dan Anak Annisa Jambi.
Awalnya, Maulana berkarier sebagai PNS di Dinas Kesehatan Kota Jambi.
Dia menjadi kasi di dinkes, kemudian menjadi Direktur RSUD Abdul Manap Kota Jambi hingga akhirnya masuk partai politik.
Pada 2017, Maulana bergabung Partai Gerindra. Setelah beberapa tahun, dia pindah ke Partai Nasdem dan menjadi Wakil Wali Kota Jambi 2018-2013.
Pada 2023, Maulana bergabung ke Partai Amanat Nasional (PAN) dan menjabat Ketua DPD PAN Kota Jambi.
Setelah itu, pada Pilkada Kota Jambi 2024, Maulana maju sebagai calon Wali Kota Jambi dan terpilih.
Lulus SD Negeri Ampel III (1987). SMP Negeri 22 Palembang (1991), MAN 1 Palembang (1994), S1 Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (2000), S2 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (2012), S3 Doktor Universitas Pakuan (2018)
Awalnya, Maulana berkarier menjadi aparatur sipil negara (ASN) di Kota Jambi. Dia malang melintang di Dinas Kesehatan.
Maulana yang juga berprofesi sebagai dokter itu pernah menjabat sebagai Direktur RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi periode 2015-2016.
Pada 2018 Maulana maju sebagai calon Wakil Wali Kota Jambi mendampingi Syarif Fasha.
Setelah itu, pada Pilkada Kota Jambi 2024 dia terpilih sebagai wali kota.
Baca juga: Dapat Jatah Menteri, PKS Bukan Lagi Oposisi Pemerintahan Prabowo-Gibran
4. Al Haris
Al Haris merupakan Gubernur Jambi periode 2025-2030. Sebelumnya dia juga menjabat gubernur periode 2020-2024
Dia lahir di Sekancing, 23 November 1973 (51 tahun)
Riwayat Pendidikan Al Haris ASM Jambi, STIA LAN, S2 Universitas Jambi, S3 Institut Pemeritahan Dalam Negeri (IPDN).
Riwayat Jabatan Bupati Merangin 2013-2018, Bupati Merangin 2019-2021, Gubernur Jambi 2021-2024, Gubernur Jambi 2024-2029, Gubernur Jambi 2025-2030.
Al Haris dilahirkan di Desa Sekancing, Merangin pada tanggal 27 November 1973.
Ia memulai pendidikannya di SD Negeri No.176/II Sumber Jaya (1979–1985), SMP Swasta PGRI Sekancing (1985–1988), dan SMA Swasta Dharma Bhakti Bangko (1988–1991).
Haris kemudian melanjutkan pendidikan tingkat perguruan tinggi di Akademi Sekretaris dan Manajemen Jambi program Diploma III Jurusan Sekretaris, di tahun 1994 dan selesai pada tahun 1997.
Empat tahun kemudian, tahun 2001, ia menamatkan pendidikan Strata 1 Ilmu Administrasi di STIA LAN.
Al Haris kemudian menyelesaikan pendidikan magisternya di Universitas Jambi, pada tahun 2010 hingga menyandang gelar Magister Hukum.
Terakhir, Ia merampungkan studi doktornya di Institut Pemerintahan Dalam Negeri, sehingga resmi mendapatkan gelar Doktor Ilmu Pemerintahan, pada tahun 2017.
Al Haris menikah dengan Hesnidar, seorang Pegawai Negeri Sipil yang pernah menjadi ajudan istri mantan Bupati Merangin, Zainul Imron.
Mereka dikaruniai tiga orang anak, Esy Risdianti, Muhammad Rifaldi dan Nabila Hani Arifah.
Al Haris juga merupakan anak angkat dari mantan Gubernur Jambi periode 2010–2015, Hasan Basri Agus, yang juga mempunyai darah keturunan Desa Sekancing.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Viral Puskesmas di Madura Digeruduk Warga, Kabarnya Imbas Aksi Carok di Kombangan
Baca juga: Pansus I DPRD Provinsi Jambi Gelar FGD Optimalisasi PAD dari PI 10 Persen Migas
Baca juga: Gaji dan Tunjangan Anggota DPRD Kota Jambi, Per Bulan Capai Rp42 Juta
Penyerang Arsenal Martinelli Bersiap untuk Pertandingan Terbesar dalam hidupnya Melawan PSG |
![]() |
---|
Viral Puskesmas di Madura Digeruduk Warga, Kabarnya Imbas Aksi Carok di Kombangan |
![]() |
---|
Gaji dan Tunjangan Anggota DPRD Kota Jambi, Per Bulan Capai Rp42 Juta |
![]() |
---|
Viral Polisi Tidur di Klaten Terlalu Tinggi, Permintaan Warga Namun Berujung Diprotes |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.