Idulfitri 1446 H
2 Okum TNI Diduga Terlibat Pengeroyokan 3 Polisi Gegara Tegur Knalpot Brong, Kini Diamankan PM
Kasus pengeroyokan tiga anggota polisi di depan Polsek Tiworo Tengah Sulawesi Tenggara diduga melibatkan oknum TNI.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Hingga akhirnya penyerangan dan pengeroyokan tak dapat terelakan.
Dalam insiden tersebut dua anggota polisi mendapat perawatan medis.
Satu anggota lainnya harus dilarikan ke RSUD Kabupaten Muna Barat untuk mendapatkan perawatan.
Aksi penyerangan terhadap polisi itu dilakukan dua pria badan kekar, model cukur cepak beserta sekelompok warga.
Penyerangan dan penganiayaan terjadi pada Senin (31/3/2025) sekitar pukul 00.30 WITA.
Dari video yang beredar, dalam kelompok penyerangan tampak dua pria bertubuh tegap dengan cukuran cepak menyerang personel kepolisian.
Dua pria cepak tetap melancarkan serangan tinju kepada Personel Polsek, meski dilerai masyarakat lainnya.
Dalam insiden tersebut tiga anggota Kepolisian menjadi korban pengeroyokan hingga mengalami pendarahan.
Anggota kepolisian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Muna Barat usai mengalami pendarahan hebat pada area hidung dan mulut.
Kasi Humas Polres Muna Ipda Baharuddin membenarkan adanya insiden penganiayaan terhadap anggota Polri.
“Penganiayaan dan penyerangan terjadi saat personel melakukan tugas pengamanan malam takbir Idul Fitri 1446 Hijriah di Kecamatan Tiworo Tengah,” ungkapnya.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Update 3 Polisi Dikeroyok Massa Gegara Tegur Knalpot Brong: 9 Remaja Diperiksa
Baca juga: Muhaimin Iskandar Minta Calon Perantau Tak Menjadi Beban Jakarta
Baca juga: Beredar Kabar Revisi UU Polri dan Kejaksaan, Waka DPR Dasco Sebut Belum Ada Rencana Bahas RUU Itu
Baca juga: Ujung Tombak Konservasi Laut: Program “Grow & Green” BRI Menanam di NTB
Artikel ini diolah dari TribunnewsSultra.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.