Sosok Mr X Pemilik Sabung Ayam Way Kanan, Tiga Polisi Tewas di Sana

Polda Lampung bersama Korem 043 Gatam membentuk tim investigasi gabungan untuk menyelidiki insiden penembakan di Way Kanan, Lampung.

|
Editor: Heri Prihartono
Istimewa/ Tribunlampung.co.id
POLISI TEWAS DITEMBAK -Polda Lampung bersama Korem 043 Gatam membentuk tim investigasi gabungan untuk menyelidiki insiden penembakan di Way Kanan, Lampung. 

TRIBUNJAMBI.COM - Polda Lampung bersama Korem 043 Gatam membentuk tim investigasi gabungan untuk menyelidiki insiden penembakan yang mengakibatkan tewasnya tiga anggota kepolisian di Way Kanan, Lampung.

Ketiga korban, yakni Kapolsek Negara Batin, Iptu Lusiyanto, Bripka Petrus Apriyanto, dan Bripda M Ghalib Surya Ganta, jatuh dalam tugas saat menggerebek arena perjudian sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan pada Senin (17/3/2025) sore.

Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, mengonfirmasi bahwa investigasi sedang berlangsung secara transparan dan melibatkan berbagai pihak, termasuk Korem 043 Gatam dan Polisi Militer Kodam II Sriwijaya.

 Tim gabungan berfokus untuk mengungkap siapa pelaku penembakan yang mengakibatkan gugurnya ketiga personel kepolisian tersebut.

 Helmy menjelaskan bahwa saat penggerebekan berlangsung, para petugas kepolisian tiba-tiba diserang dengan tembakan dari arah yang tidak terduga.

Penyelidikan sementara menunjukkan bahwa arena sabung ayam yang digerebek diduga milik oknum TNI.

Namun, kebenaran mengenai kepemilikan tersebut masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut. 

Selain itu, dua anggota TNI AD yang diduga terlibat dalam penembakan ini, Peltu Lubis dan Kopka Basarsyah, telah ditahan oleh Polisi Militer Angkatan Darat.

 Mereka kini ditahan di Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad) Mako Kodim 0427/Way Kanan.

Kepala Penerangan Kodam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar, menyatakan bahwa Peltu Lubis menyerahkan diri ke Polisi Militer, sedangkan Kopka Basarsyah ditangkap di rumahnya oleh Polisi Militer.

Kedua pelaku ini akan menjalani proses hukum terkait keterlibatan mereka dalam insiden tersebut.

Kapolda Helmy juga menegaskan bahwa pihaknya akan menuntaskan penyelidikan ini tanpa menutupi fakta apapun.

 Tim investigasi gabungan terus bekerja di lapangan untuk memastikan bahwa kasus ini diungkap dengan jelas dan profesional. “Kami akan memastikan kasus ini ditangani secara transparan dan profesional,” tegasnya.

Diduga Pemilik Arena Sabung Ayam

Dugaan keterlibatan anggota TNI Kopka B dan Peltu L dibeberkan oleh Indonesia Police Watch (IPW) yang menyebut bahwa arena judi sabung ayam tersebut disinyalir milik keduanya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved