Polemik di Papua
Loyalis Prabowo Ngaku Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis Hingga ke Sarang KKB Papua
Progam Makan Bergizi Gratis yang sebelumnya mendapat penolakan dari KKB Papua dapat dukungan dari loyalis Presiden Prabowo Subianto Subianto.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
"Karena adik-adik saya tahu, saya sudah turun, dan mulai hari ini percaya, apa yang mereka inginkan, kakak sudah jalankan," jelasnya.
Baca juga: Istri AKP Tomi S Marbun Ungkap Kejanggalan Kronologi Suami Hilang saat Gerebek KKB Papua
Ia juga menambahkan bahwa kelompok-kelompok seperti KNPB akan turut membantu menyukseskan program ini.
"Jadi KNPB kah, apa kah, mereka juga akan ikut membantu sukseskan program MBG. Jadi tidak ada tolak menolak, karena mereka adalah adik-adik saya," pungkasnya.
Ancam bubarkan KNPB
Letnan Kolonel (Tit) Lenis Kogoya, Staf Khusus Kementerian Pertahanan Bidang Kedaulatan NKRI, melakukan kunjungan ke Papua untuk meninjau kesiapan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah-sekolah.
Dalam kunjungannya, Kogoya menanggapi berbagai isu yang berkembang terkait penolakan program MBG di tanah Papua.
Ia juga menyatakan akan melakukan pengecekan terhadap status hukum organisasi Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di daerah tersebut.
“Saya akan mengecek langsung keberadaan organisasi KNPB di tanah Papua,” kata Lenis Kogoya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com pada Kamis (13/3/2025).
Lenis, yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Khusus Presiden era Joko Widodo, menekankan pentingnya mengetahui status hukum KNPB.
“Saya akan mengecek apakah KNPB memiliki anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART),” ungkapnya.
Sebagai Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) di Tanah Papua, Lenis Kogoya menegaskan bahwa jika KNPB tidak memiliki dasar hukum yang jelas, ia tidak akan ragu membubarkan organisasi tersebut.
Baca juga: Jenderal Purn TNI Ungkap 3 Cara KKB Papua Dapatkan Senjata Api: Anggota TNI-Polri Harus Disadarkan
Ini negara hukum, harus taat kepada aturan. Kalau KNPB tidak terdaftar, maka harus saya bubarkan,” tegasnya.
Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan klarifikasi dan solusi terhadap isu-isu yang ada di Papua, serta memperkuat pelaksanaan program yang bertujuan meningkatkan gizi anak-anak di daerah tersebut.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Bupati dan Wabup Kerinci Jambi Matangkan RPJMD untuk Lima Tahun ke Depan
Baca juga: Daftar 5 Calon Pengganti Realistis Virgil van Dijk di Liverpool
Baca juga: Ulang Tahun di Penjara, Nikita Mirzani Postingan Kalimat Menyentuh di Instagram: Istirahat
Baca juga: Perda RTRW Disahkan, Kota Jambi Punya Pedoman Jelas untuk Pembangunan
Lenis Kogoya
loyalis
Presiden Prabowo Subianto
Makan Bergizi Gratis
Kelompok Kriminal Bersenjata
KKB Papua
MBG
Papua
Tribunjambi.com
Siapa Sebenarnya AP? Ada 4 Senpi dan 200 Amunisi di Rumah, Disebut Pemasok Senjata Api ke KKB Papua |
![]() |
---|
Istri AKP Tomi S Marbun Ungkap Kejanggalan Kronologi Suami Hilang saat Gerebek KKB Papua |
![]() |
---|
Tak Disangka, 1 dari 7 Penyelundup Senjata Api ke KKB itu Papua Satpam di Sleman Jogja, Otak Pelaku |
![]() |
---|
Anggaran MBG Dikurangi Jadi Rp 8 Ribu, Kepala Komunikasi Kepresidenan: Masih Tahap Pencegahan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.