Polemik di Papua

3 Penyelundup Senjata ke Eks TNI untuk KKB Papua Ngaku Rakit Secara Autodidak, 3 Warga Jatim Diciduk

Empat Polda mengamankan tujuh tersangka penyelundupan senjata api untuk Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua. Belajar secara utodidak.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Tribun Jatim
PASOK SENJATA API UNTUK KKB PAPUA - Tiga warga Bojonegoro, Jawa Timur ditangkap dan menjadi tersangka atas dugaan terlibat dalam kasus penyuplaian senjata api dan amunisi untuk KKB Papua yang didalangi eks TNI, Yuni Enumbi (29), Selasa (11/3/2025). Ketiganya disebut memiki kemampuan merakit senjata api secara autodidak. (Tribun Jatim) 

Namun kemudian bisnis tersebut berkembang seiring adanya pesanan senjata api rakitan.

 "Hasil pemeriksaan, yang bersangkutan autodidak. Awalnya suka bongkar pasang senjata angin itu. Kemudian, berkembang untuk membuat senjata api," ungkapnya. 

Polda Jatim masih menyelidiki sumber pasokan amunisi yang diduga ilegal dan sedang memburu pihak lain yang terlibat.

"Amunisi yang ada di depan rekan-rekan merupakan pabrikan, yang diduga didapat dari rekannya, yang ini sedang masih dalam pencarian sosok pelakunya. Iya pasti dia dapat ilegal," tambah Farman.

Dari barang bukti yang disita, terdapat 982 butir amunisi dengan berbagai kaliber.

Kapolda Papua, Irjen Pol Petrus Patrige Rudolf Renwarin, menyatakan pengembangan kasus ini telah membawa penangkapan lima orang tersangka di wilayah Bojonegoro, Papua Barat, dan Sleman, Yogyakarta.

Baca juga: AKP Tomi S Marbun Hampir 3 Bulan Hilang saat Gerebek KKB Papua, Keluarga Datangi Mabes Polri

Selain, mengamankan tersangka TR, MK dan MH di Bojonegoro, Jatim, pihaknya juga mengamankan tersangka ES, eks anggota TNI Kodam 18 Kasuari, di Manokwari, Papua Barat, yang bertindak sebagai perantara dan penyimpan senjata. 

Kemudian, tersangka AS yang bertindak sebagai penyimpanan senjata dan amunisi, di Sleman, DIY. 

Nilai transaksi senjata dan amunisi yang dilakukan oleh ketiga tersangka dengan Yuni Enumbi mencapai sekitar Rp 1,3 miliar.

Tersangka Yuni Enumbi diketahui pernah datang langsung ke bengkel para tersangka di Bojonegoro untuk memeriksa kualitas senjata yang diproduksi.

Dari hasil penggerebekan, ditemukan enam pucuk senjata api dan 882 butir amunisi yang disembunyikan dalam tabung kompresor angin.

Selain itu, petugas juga menyita alat-alat yang digunakan untuk perakitan senjata, seperti alat bubut dan mesin las.

"Jadi saat kami lakukan penggerebekan, banyak ditemukan barang bukti alat bubut, alat las, dan beberapa mesin untuk pembuatan."

"Contohnya alat yang sudah dibuat dan siap, sudah dibuatkan popor. Ada senjata pendek rakitan," ujarnya di Ruang Rapat Utama Gedung Tri Brata Mapolda Jatim, Selasa (11/3/2025). 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved