Berita Merangin

BPBD Ingatkan Merangin Waspada Banjir dan Longsor, Ini Daftar Titik Rawan

ntensitas curah hujan cukup tinggi beberapa hari ini di Kabupaten Merangin. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Merangin mengimbau

Penulis: FRENGKY WIDARTA | Editor: Duanto AS
TRIBUN JAMBI/FRENGKY WIDARTA
BANJIR LONGSOR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Merangin menyiapkan antisipasi bencana banjir dan longsor di Merangin. 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO- Intensitas curah hujan cukup tinggi beberapa hari ini di Kabupaten Merangin. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Merangin mengimbau masyarakat Kabupaten Merangin agar tetap waspada terjadinya bencana banjir dan longsor di wilayahnya

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Merangin M Sahiri mengatakan intensitas curah hujan cukup tinggi berdasarkan surat dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

"Pagi ini kami mengikuti zoom meeting bersama BPBD Provinsi Jambi, dan BMKG, mengenai kondisi curah hujan yang cukup tinggi di sebagian besar wilayah Provinsi Jambi, menurut surat pernyataan dari BMKG, bahwa intensitas curah hujan yang cukup tinggi di Provinsi Jambi saat ini terjadi hingga bulan Mei 2025," kata M Sahiri saat ditemui Tribun Jambi.

Dari hasil rapat bersama, BMKG dan stakeholder terkait, BPBD Merangin akan menunggu instruksi selanjutnya dari BPBD Provinsi Jambi.

"BPBD Kabupaten Merangin sebelumnya telah menyampaikan informasi terkait surat pernyataan dari BMKG mengenai intensitas curah hujan yang cukup tinggi itu kepada masyarakat Merangin, kepada seluruh Kecamatan, agar masyarakat dapat selalu waspada terhadap potensi-potensi rawan bencana alam, seperti bencana banjir dan bencana tanah longsor," jelas M Sahiri.

"Kami mengimbau kepada masyarakat Merangin di wilayahnya masing-masing agar selalu berhati-hati dengan kondisi curah hujan yang cukup tinggi, yang dapat menyebabkan terjadinya bencana banjir dan tanah longsor," tambahnya.

M Sahiri mengungkapkan kondisi geografis Kabupaten Merangin, sebagian besar memiliki potensi rawan kebencanaan longsor dan banjir yang cukup tinggi.

Karena di Kabupaten Merangin terdapat beberapa Daerah Aliran Sungai (DAS), di antaranya aliran Sungai Tembesi, aliran Sungai Merangin, aliran Sungai Batang Masumai, Sungai Nalo Tantan dan aliran Sungai Tabir.

"Beberapa hari yang lalu di wilayah Kecamatan Lembah Masurai, telah terjadi bencana longsor yang mana material longsoran itu, menutupi badan jalan provinsi, dan sempat memutus total akses jalan tersebut," ungkap M Sahiri.

"Alhamdulilah, saat ini sudah aman dan jalan provinsi tersebut sudah bisa di akses dan dilalui oleh masyarakat," kata M Sahiri.

M Sahiri menegaskan bila terjadi suatu bencana alam, BPBD Merangin segera berkoordinasi dengan stakeholder terkait, misalnya terjadinya longsor kemarin di Kecamatan Lembah Masurai, BPBD Merangin berkoodinasi langsung secara teknis dengan pihak PU PR Merangin.

"Kami sekali lagi menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Merangin agar dapat waspada, berhati-hati serta dapat mengantisipasi bersama jika terjadi bencana, yang di akibatkan dari curah hujan yang cukup tinggi di Kabupaten Merangin," tutur M Sahiri.

"Saya Kalaksa BPBD Kabupaten Merangin M Sahiri menghimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dan waspada jika terjadi bencana, jika terjadi bencana, segera hubungi BPBD Merangin, kami siap langsung menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi dengan membawa kelengkapan  yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan di lokasi untuk membantu mayarakat yang terdampak bencana," tutup M Sahiri. (frengky widarta)

Baca juga: 13 Sekolah Dasar di Sarolangun Jambi Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai

Baca juga: 6 Kecamatan di Tebo Dilanda Banjir hingga 2 Meter, Ini Daftar Lokasinya

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved