Polemik di Papua
Respon Kapendam Cendrawasih Usai TNI Dituding KKB Papua Bakar Rumah Warga di Pegunungan Bintang
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih membantah tudingan TNI membakar rumah warga di Kabupaten Pegunungan Bintang.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Sebby sebut TNI juga menggunakan Gereja GIDI untuk pos pertahanan.
Baca juga: Benarkah Tukang Ojek di Paniai Tewas Dibunuh KKB Papua? Ini Kata Polisi
Sebby lantas meminta Presiden Prabowo Subianto dan Panglima TNI untuk segera tentukan batas wilayah perang di Pegunungan Bintang.
Termasuk menentukan tempat atau area bagi warga sipil untuk beraktivitas.
Geriliyawan KKB Papua Tutup Usia
Salah satu mantan gerilyawan Organisasi Papua Merdeka atau OPM disebut juga Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua, Yesaya Serewi tutup usia
Dia menghembuskan nafas terakhirnya pada awal Maret 2025 di Wutung, wilayah perbatasan Jayapura dan Papua Nugini.
Kabar duka itu sebelumnya diumumkan Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat, sayap militer Organisasi Papua Merdeka atau TPNPB-OPM pada Senin (3/3/2025).
Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom menyebutkan jenazah Yesaya Serewi dimakamkan secara kemiliteran TPNPB pada Senin (3/3) di Kampung Wutung.
Kabar duka itu telah diumumkan kepada seluruh pejuang TPNPB di 36 Komando Daerah Pertahanan (Kodap) seluruh tanah Papua yang masih bergerilya memperjuangkan kemerdekaan serta rakyat Papua dan diplomat Papua merdeka di seluruh dunia.
“Brigjen Yesaya Serewi adalah pejuang sejati kemerdekaan bangsa Papua yang bergerilya selama hidupnya di Wutung, wilayah perbatasan Jayapura dan negara tetangga Papua Nugini,” ungkap Sebby Sambom.
Sebelumnya Panglima Tinggi TPNPB-OPM atau KKB Papua Jenderal Goliath Tabuni juga mengumumkan hal itu.
“Atas meninggalnya Brigjen Yesaya Serewi sebagai pejuang sejati kemerdekaan bangsa Papua yang bergerilya selama hidupnya di Wutung,” kata jenderal Goliath Tabuni.
Lalu siapa sebenarnya Yesaya Serewi?
Baca juga: Yalimo Kembali Kondusif, Warga Apresiasi Penangkapan KKB Papua Aske Mabel
Yesaya Serewi lahir di Mambui, Serui, 26 Juni 1949. Status keanggotaannya adalah TPNPB Reguler Papua Barat dengan NBP A.7101298.
Yesaya Serewi wafat pada usia 75 tahun dengan pangkat terakhir Brigadir Jenderal dan pangkat anumerta Jenderal.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.