KKB Papua Ancam Tembak dan Bakar Sekolah Karena Makan Bergizi Gratis, Dasco: Tak Bisa Ditolerir

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad merespon ancaman KKB Papua akan menembak dan membakar sekolah jika Makan Bergizi Gratis berjalan di Papua.

Editor: Darwin Sijabat
Kompas.com
BERI KETERANGAN: Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memberikan keterangan kepada awak media di Istana Kepresidenan pada Selasa (4/2/2025). Dasco mengungkapkan ancaman yang dilontarkan KKB Papua karena menolak program Makan Bergizi Gratis tak bisa ditoleransi. (Kompas.com) 

KKB Papua tolak Makan Bergizi Gratis.

TRIBUNJAMBI.COM - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad merespon ancaman Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB OPM) atau KKB Papua yang menolak program Makan Bergizi Gratis

Tak hanya menolak, KKB sebagaimana diketahui juga menembar ancaman akan melakukan penembakan sekolah tempa program itu berjalan.  

Bahkan kelompok separatis itu juga mengancam akan melakukan penembakan jika program MBG itu berjalan di Papua

Terkait penolakan dan ancaman itu, Dasco sebbut hal itu tidak bisa ditoleransi.  

Dia menegaskan Makan Bergizi Gratis merupakan niat baik Presiden Prabowo Subianto untuk menyejahterakan dan memberikan gizi untuk anak-anak sekolah di masa pertumbuhan.  

"Ancaman-ancaman seperti itu tidak bisa ditolerir dan itu menurut saya adalah pembangkangan terhadap Republik Indonesia (RI) dan jangan coba-coba mengancam," ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat pada Jumat (7/2/2025) dilansir dari Kompas.com. 

Sufmi Dasco pun menyebut pemerintah pasti akan bertindak tegas atas ancaman tersebut.  

Baca juga: Respon Istana Soal Makan Bergizi Gratis Ditolak KKB Papua: Mereka akan Berhadapan dengan TNI-Polri

Baca juga: Fakta Penangkapan Anggota KKB Papua di Yahukimo Hingga Kejahatan Iyoktogi Sebelum Ditangkap

Terlebih, Presiden Prabowo ingin program Makan Bergizi Gratis menjangkau semua anak-anak Indonesia dari Sabang hingga Merauke, termasuk di Papua.  

Bahkan, pemerintah berencana menambah anggaran untuk program unggulan tersebut.  

"Kita jangan coba-coba diteror dan kita akan bertindak tegas apabila kemudian hal itu dilakukan," kata Dasco. 

Respon Istana 

Pihak Istana Kepresidenan RI merespon penolakan Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh KKB Papua dan sejumlah pelajar di Papua

Tidak hanya menolak, kelompok separatis di Bumi Cendrawasih juga mengancam akan melakukan penembakan dan pembakaran sekolah. 

KKB mengancam akan membakar sekolah yang menjadi tempat program itu berlangsung. 

Ancaman tersebut pun ditanggapi Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi. 

Hasan Hasbi menegaskan KKB Papua yang menolak dan mengancam Makn Bergizi Gratis itu akan berhadapan dengan TNI-Polri. 

Baca juga: Daftar 14 Lokasi Makan Bergizi Gratis di Kota Jambi

"Kalau ada ancaman-ancaman seperti itu, mereka akan berhadapan dengan TNI-Polri," kata Hasan dilansir dari Kompas.com, Rabu (5/2/2025). 

Hasan menegaskan Makan Bergizi Gratis akan tetap berjalan di Papua.  

Sebab, ini adalah program yang akan dijalankan di seluruh wilayah Indonesia.  

"MBG adalah program universal yang dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Papua," ujar Hasan.  

Sebelumnya, muncul ancaman dari TNPBP OPM Kodap VIII Intan Jaya yang mengancam akan membakar seluruh sekolah yang ikut menjalankan program Makan Bergizi Gratis.  

Mereka menilai program MBG adalah langkah pemerintah untuk meracuni generasi muda di Papua.  

Merespons ini, Markas Besar (Mabes) TNI meningkatkan pengamanan di sekolah-sekolah usai adanya ancaman OPM.  

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Hariyanto, mengatakan pengamanan tersebut melibatkan Polri dan pemerintah daerah (Pemda) setempat.  

"Pengamanan terhadap fasilitas pendidikan, termasuk sekolah-sekolah di wilayah yang berada di daerah rawan OPM, menjadi perhatian serius TNI," kata Kapuspen kepada Kompas.com, Selasa (4/2/2025) malam. 

"Kami bekerja sama dengan Polri dan pemerintah daerah untuk meningkatkan keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya tenaga pendidik dan muridnya," tambahnya.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News 

 

Baca juga: Prediksi Skor Bilbao vs Girona di La Liga, Cek Head to Head dan Statistik Kedua Tim

Baca juga: Sinopsis Antim: The Final Truth, Tayang 8 Februari 2025

Baca juga: Prediksi Skor Celta Vigo vs Betis di La Liga, Cek Head to Head dan Statistik Tim

Baca juga: Daftar Lengkap 19 Kepala Daerah di Nusa Tenggara Timur Dilantik 20 Februari, Belu Pembuktian di MK

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved