WAWANCARA EKSKLUSIF

Mengungkap Visi Misi 'Berkah Madani', Podcast Bupati Tanjung Jabung Barat Anwar Sadat

Pada periode kedua, bersama pasanganya Katamso, lelaki yang populer dengan sapaan Pak Ustaz atau UAS ini mengusung Berkah Madani jilid II.

|
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Duanto AS

TRIBUNJAMBI.COM - Anwar Sadat kembali terpilih sebagai Bupati Tanjung Jabung Barat periode kedua. Ada beberapa konsep sudah disipkan pasangan UAS- Katamso yang membawa visi "Berkah Madani".

Pada periode pertama pemerintahan, Anwar Sadat mengangkat visi Berkah, yang artinya berkualitas, ekonomi maju, religius, kompetitif, aman dan harmonis. 

Pada periode kedua, bersama pasanganya Katamso, lelaki yang populer dengan sapaan Pak Ustaz atau UAS ini mengusung Berkah Madani jilid II. Tambahan kata Madani memiliki makna mandiri dan berinovasi. 

Bagaimana terjemahan Berkah Madani di Tanjab Barat nantinya? Berikut 

Berikut wawancara eksklusif Pemimpin Redaksi Tribun Jambi, Yoso Muliawan, bersama Bupati Tanjab Barat, Anwar Sadat.

Apa beda visi misi Berkah dan Berkah Madani pada pilkada kemarin? 

Sebelumnya, saya mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat, telah memberikan suaranya pada kami, pasangan UAS-Katamso, pada pilkada 27 November 2024. 

Program Berkah Madani merupakan program jilid II. Pada jilid pertama hanya Berkah saja, ekonomi maju, religius berkah aman dan nyaman. 

Ada jilid II ini kita menambahkan Madani. Itu memiliki makna mandiri dan berinovasi (Madani). 

Sebagai bentuk Kabupten yang memiliki inovasi luar biasa, dan pertumbuhan ekonomi yang cukup baik tentu sangat menjadi apresiasi. 

Dengan pertumbuhan dan perkembangan yang baik itu pula, menjadi cikal tagline berikutnya, yakni Madani tadi. Dengan harapan kita dapat mengelola keuangan dari pendaatan yang ada tanpa harus ketergantungan dengan dana dana luar, tentu tetap harus diiringi dengan inivasi inovasi di daerah. 

Dari situ Berkah Madani memiliki arti juga, Maju, Religius, Aman, Mandiri dan tentunya Berinovasi. 

Terkait Madani yang juga memilki makna Mandiri. Nah, ke depan apa yang akan dilakukan kabupaten dan masyarakat untuk dapat mandiri itu? 

Kita kemarin baru menyelesaikan peraturan daerah tentang tata ruang. Selama ini kita hanya fokus mendengungkan pada hilirisasi dengan mengekspor bahan mentah hasil perkebunan ke luar. 

Dengan kemandirian ini kita berharap, dengan adanya perda tata ruang yang telah kita siapkan ini menjadi dasar, sehingga sembari itu proses hilirisasi tadi bisa jalan. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved