Berita Merangin

Viral Mobil Hasil Kejahatan Digadaikan ke SAD di Merangin Jambi, Bisa Dipidana?

Video viral mobil rentalan di Kota  Jambi ditemukan di pemukiman Suku Anak Dalam atau SAD di Kecamatan Pamenang, Merangin, Jambi.

Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/Frengky Widarta
Viral video memperlihatkan kondisi pemukiman Suku Anak Dalam atau SAD di Merangin, Jambi, dipenuhi mobil diduga hasil penggelapan rental 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Video viral mobil rentalan di Kota  Jambi ditemukan di pemukiman Suku Anak Dalam atau SAD di Kecamatan Pamenang, Merangin, Jambi.

Penemuan sejumlah mobil di kawasan pemukiman SAD ini bermula saat mobil pengusaha rental di Kota Jambi, diduga digelapkan  customer.

Dilansir dari postingan instagram @kabarkampungkito, Edu Bahar pengusaha rental mobil yang tinggal di RT 28, Kelurahan Lingkar Selatan, baru-baru ini kehilangan mobil minibus Xpander tahun 2023 berwarna hitam.

Viral Mobil Rental Warga Jambi Hilang Digasak Penyewa, Ada di Tangan SAD, Minta Tebusan Rp 80 Juta
Viral Mobil Rental Warga Jambi Hilang Digasak Penyewa, Ada di Tangan SAD, Minta Tebusan Rp 80 Juta (ist)

Jika ditaksir mobil bekas tersebut bernilai ratusan juta rupiah.

Mobil miliknya itu hilang setelah disewa oleh seseorang di akhir Agustus 2024.

Namun mobil tersebut tak kunjung dikembalikan oleh sang penyewa mobil.

Berdasarkan pelacakan melalui GPS yang dipasang di kendaraan, Edu melihat bahwa mobil miliknya berada di daerah sekitar Trans A1, Desa Tambang Mas, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Merangin, Jambi.

Untuk memastikan keberadaan mobil tersebut, Edu mengirimkan stafnya, Dimas, untuk mengecek lokasi yang terdeteksi oleh sistem GPS.

Setelah tiba di lokasi, Dimas menemukan mobil Mitsubishi Xpander tersebut terparkir di tengah kebun kelapa sawit, dekat dengan pemukiman salah satu kelompok masyarakat Suku Anak Dalam (SAD).

Baca juga: Viral Video Pemukiman SAD di Jambi Dipenuhi Mobil Diduga Penggelapan, Reskim Merangin: Sistem Gadai

Baca juga: Viral Mobil Rental Warga Jambi Hilang Digasak Penyewa, Ada di Tangan SAD, Minta Tebusan Rp 80 Juta

Namun, meskipun sudah ditemani oleh salah seorang warga keturunan SAD, staff Edu tidak berhasil membawa mobil kembali ke Jambi

Mereka dihadang oleh seorang pria yang merupakan anggota keluarga SAD setempat, yang menghalangi upaya mereka untuk mengambil kendaraan tersebut.

Pihak Edu meminta uang tebusan sebesar Rp80 juta jika mobil ingin dilepaskan. Plat nomor kendaraan sudah dicopot.

Diduga SAD ini sudah terlibat perjanjian gelap dengan penyewa.

Kini Edu berharap agar mobil miliknya bisa kembali ke tangannya.

Kasus seperti ini ternyata bukan kali pertama terjadi di Provinsi Jambi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved