Berita Muaro Jambi

Tenaga Medis Demo Ketimpangan Formasi PPPK, Ini Kata Direktur RSUD Ahmad Ripin Muaro Jambi

Puluhan tenaga medis di RSUD Ahmad Ripin, Kabupaten Muaro Jambi, melakukan aksi unjuk rasa terkait ketimpangan penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Pe

Penulis: Muzakkir | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi.com/ Muzakkir
Tuntut Ketimpangan PPPK, Puluhan Nakes RSUD Ahmad Ripin Sengeti Unjuk Rasa 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI – Puluhan tenaga medis di RSUD Ahmad Ripin, Kabupaten Muaro Jambi, melakukan aksi unjuk rasa terkait ketimpangan penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

Mereka memprotes ketidakseimbangan formasi, di mana formasi untuk lulusan SMA jauh lebih banyak dibandingkan formasi untuk tenaga kesehatan (nakes), seperti perawat dan bidan.

Rumah sakit membuka sekitar 50 formasi untuk pelamar lulusan SMA, sedangkan untuk tenaga kesehatan hanya tersedia 9 formasi. Keputusan ini mengecewakan para tenaga medis yang telah lama mengabdi dan berharap diangkat menjadi PNS atau PPPK.

"Belasan tahun kami mengabdi di sini, tapi saat ada penerimaan, formasi kami tidak ada," kata salah satu perwakilan nakes.

Para tenaga medis merasa manajemen rumah sakit bersikap pilih kasih, mempertanyakan prioritas yang lebih diberikan kepada tamatan SMA dibandingkan nakes yang memiliki keahlian khusus.

Direktur Utama RSUD Ahmad Ripin, Agus Subekti, meminta para nakes untuk bersabar, menjelaskan bahwa keputusan penerimaan PPPK ada di tangan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Muaro Jambi.

"Kami hanya mengusulkan, yang menentukan adalah BKD," ujar Agus Subekti di hadapan para demonstran.

Baca juga: Wisata Kampoeng Organik Jambi

Baca juga: Ada 1.526 Formasi PPPK di Pemprov Jambi 2024, Terbanyak Formasi Guru

Baca juga: Pendaftaran PPPK Batanghari Dibuka, Cek di Sini

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved