Berita Jambi
Pemprov Jambi Perketat Pintu Masuk, Waspada Penyebaran Cacar Monyet
Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Kesehatan dan pihak terkait perketat pintu masuk ke Jambi guna mencegah penyebaran cacar monyet atau monkeypox
Penulis: tribunjambi | Editor: Darwin Sijabat
JAMBi, TRIBUN - Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Kesehatan dan pihak terkait perketat pintu masuk ke Jambi guna mencegah penyebaran cacar monyet atau monkeypox.
Wabah penyakit tersebut bukanlah hal baru, sebab sudah terdapat di beberapa negara. Sementara di Indonesia berdasarkan rilis Kementerian Kesehatan terdapat 88 kasus.
Dinkes Provinsi Jambi mengaku bahwa di Jambi belum ditemukan kasus tersebut. Meski demikian perlu dilakukan upaya pencegahan.
“Cacar monyet sendiri merupakan tingkatan lebih lanjut dari cacar air, dimana cacar monyet ini awalnya dari penyakit hewan zoonosis hewan yang dapat tertular ke Manusia,“ ujar Kadinkes Provinsi Jambi, Fery Kusnadi.
“Sejauh ini untuk Jambi belum ada kasus cacar monyet,“ sambungnya.
Sebagai langkah pencegahan masuknya wabah tersebut, saat ini Dinkes bersama pihak terkait melakukan pengetatan kawasan pintu masuk.
“Diantaranya dengan melakukan deteksi dini terhadap orang orang yang akan masuk, yang terindikasi cacar monyet untuk diperiksa,“ jelasnya.
Dinkes juga menjelaskan apakah jambi termasuk kawasan rawan akan penyebaran penyakit tersebut, mengingat secara geografis menjadi pintu masuk melalui jalur air.
Baca juga: Bahaya Ancaman Cacar Monyet, Dinkes Jambi Lakukan Pengetatan Pintu Masuk
Baca juga: Dinkes Muaro Jambi Imbau Masyarakat Waspada Cacar Monyet
Menurut Dinkes, kemungkinan tersebut masih cukup kecil mengingat skala nasional belum ada kasus yang ditemukan baru dan di beberapa negara saja. Jadi untuk jambi masih rendah potensi.
Untuk diketahui, cacar monyet atau monkeypox adalah penyakit akibat virus yang ditularkan melalui binatang (zoonosis). Virus monkeypox merupakan anggota genus Orthopoxvirus dalam keluarga Poxviridae.
Genus Orthopoxvirus juga termasuk virus variola (penyebab cacar Smallpox) dan virus vaccinia (digunakan dalam vaksin cacar Smallpox).
Gejala yang timbul diawali dengan demam, sakit kepala hebat, limfadenopati (pembengkakan kelenjar getah bening), nyeri punggung, nyeri otot dan lemas. Limfadenopati dapat dirasakan di leher, ketiak atau selangkangan.
Perlu Waspada
MESKI belum ditemukan kasus cacar monyet, Kepala Dinas Kesehatan Muaro Jambi, Afifuddin menyebut penyakit itu harus diwaspadai. Sebab di Sumatera sudah terdapat beberapa kasus.
"Harus waspada jika ada yang terkena cacar segera berobat ke puskesmas atau rumah sakit," kata Afifuddin.
Satresnarkoba Polresta Jambi Tangkap WN, Amankan 7 Paket Sabu dari Kotak Rokok hingga Lipatan Baju |
![]() |
---|
Terminal Rawasari Jambi Kini Hidup Kembali, Jadi Pusat Festival dan Kegiatan Warga |
![]() |
---|
Bandel PKL di Jalan Orang Kayo Pingai Jambi Nekat Berjualan Meski Sudah Ditertibkan |
![]() |
---|
Trans Bahagia Jadi Sarana Edukasi Anak TK di Kota Jambi |
![]() |
---|
Gubernur Jambi Terima BAZNAS Awards 2025, Komitmen Tingkatkan Pengelolaan Zakat Daerah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.