Berita Tebo
Polda Jambi Geledah Rumah Anggota DPRD Tebo Selama 4 Jam, Kasus Apa?
Ditreskrimum Polda Jambi melakukan penggeledahan rumah seorang anggota DPRD Tebo inisial KR di Kecamatan Rimbo Ilir Kabupaten Tebo.
Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Suci Rahayu PK
Penggeledahan rumah DPRD Tebo
TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi melakukan penggeledahan rumah seorang anggota DPRD Tebo inisial KR di Blok E, Desa Sumber Agung, Kecamatan Rimbo Ilir Kabupaten Tebo.
Penggeledahan dilakukan oleh Ditreskrimum Polda Jambi pada Selasa (20/8/2024) dimulai sekira pukul 14:24 WIB hingga 18:21 WIB.
Pantauan Tribun Jambi, tampak lima orang tim dari Ditreskrimum Polda Jambi mengenakan rompi merah memasuki rumah KR.
Tim dari polda turut didampingi tim Buser Polres Tebo memakai pakaian biasa beserta beberapa personel memakai seragam Polri.
Selama penggeledahan, pintu rumah KR tertutup dan sesekali tampak tim Ditreskrimum Polda Jambi keluar mengambil beberapa barang dari dalam mobil.
Seusai penggeledahan, tampak KR keluar mendampingi tim penyidik Polda Jambi menghantarkan naik ke dalam mobil.
Tim penyidik saat dimintai keterangan enggan memberikan komentar terkait penggeledahan tersebut.
Baca juga: Anggota DPRD Tebo Aniaya Security Perusahaan Sawit, Polisi Sebut Kasus Masuk Tahap Penyidikan
Baca juga: Ada 154 Formasi CPNS BPK 2024, Bergaji Rp 15-19 Juta per Bulan, Berminat?
"Nanti saja ya dari Humas Polda Jambi," ucapnya singkat.
Sementara itu, KR yang sempat memasuki rumahnya saat berupaya dikonfirmasi tak dapat dimintai keterangan. Seorang perempuan di dalam rumah kemudian memberikan penjelasan bahwa KR belum bisa dikonfirmasi.
"Bapak sedang demam," katanya.
Diketahui KR saat ini sedang menjalani proses hukum di Polda Jambi dalam dugaan kasus penganiayaan security pabrik kelapa sawit PT Selaras Mitra Sarimba (SMS).
Menurut infomasi yang dihimpun Tribun Jambi, pelaku KR melakukan penganiayaan karena tidak terima buah sawit milik dikembalikan oleh karyawan karena buah mentah.
KR langsung menelepon manajemen karena tidak terima dengan tindakan security.
Dua security perusahaan langsung mendatangi rumah KR bermaksud untuk menjelaskan penolakan buah sawit tersebut. Namun, KR justru melakukan aksi kekerasan hingga satu security terluka.
Kasus penganiayaan ini lantas dilaporkan ke Polda Jambi.
Baca juga: Pilgub Jambi dan Pilbup Batanghari Berpotensi Lawan Kotak Kosong, Apa Keuntungan dan Kerugiannya?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/21082024-penggeledahan.jpg)