Jumat, 17 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Tebo

71 SAD Dusun Sentano Tebo Memeluk Agama Islam, Prosesi Berlangsung Khidmat

71 Suku Anak Dalam (SAD) dari kelompok Temenggung Wahap yang bermukim di Dusun Sentano, Kabupaten Tebo.

Penulis: Sopianto | Editor: Heri Prihartono
Tribunjambi.com/Sopianto
71 Suku Anak Dalam (SAD) dari kelompok Temenggung Wahap yang bermukim di Dusun Sentano, Desa Balai Rajo, Kecamatan VII Koto Ilir, Kabupaten Tebo, secara resmi memeluk agama Islam. 

 TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO- Puluhan Suku Anak Dalam (SAD) dari kelompok Temenggung Wahap yang bermukim di Dusun Sentano, Desa Balai Rajo, Kecamatan VII Koto Ilir, Kabupaten Tebo, secara resmi memeluk agama Islam.

Prosesi pengucapan dua kalimat sahadat tersebut diikuti oleh sebanyak 71 orang dan berlangsung dengan khidmat.

Proses mualaf dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan VII Koto Ilir, Abu Bakar Sidik.

Kegiatan ini turut disaksikan oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat kecamatan dan desa, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang hadir untuk menyaksikan momen bersejarah tersebut.

Tampak para anggota SAD mengenakan pakaian yang rapi saat memasuki aula tempat prosesi berlangsung. 

Dengan penuh kesungguhan, satu per satu mereka mengikuti pengucapan dua kalimat sahadat yang dipandu oleh petugas KUA.

Setelah prosesi tersebut selesai, seluruh peserta dinyatakan sah memeluk agama Islam.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas dalam kegiatan tersebut. Tidak sedikit warga yang mengabadikan prosesi pengislaman dengan menggunakan telepon genggam mereka, baik dalam bentuk foto maupun video, sebagai kenang-kenangan atas peristiwa yang dinilai sangat bersejarah bagi komunitas SAD di wilayah tersebut.

Dusun Sentano sendiri merupakan salah satu wilayah terpencil di Kabupaten Tebo. Untuk mencapai lokasi ini dari pusat Kota Muara Tebo, dibutuhkan waktu perjalanan darat lebih dari empat jam. 

Akses jalan menuju dusun tersebut masih didominasi jalan berbatu dan tanah, yang akan sangat sulit dilalui terutama saat musim hujan.

Meski berada di wilayah terpencil, komunitas Suku Anak Dalam di Dusun Sentano saat ini telah hidup menetap.

Mereka menggantungkan hidup dengan cara bertani dan berkebun, serta perlahan-lahan telah mampu berbaur dan berinteraksi dengan masyarakat sekitar.

Kehidupan sosial mereka pun semakin terbuka seiring dengan meningkatnya komunikasi dan pembinaan dari berbagai pihak.

Camat VII Koto Ilir, Anton, membenarkan adanya pengislaman terhadap 71 orang Suku Anak Dalam di Dusun Sentano tersebut.

Ia mengatakan bahwa prosesi pengucapan dua kalimat sahadat dilaksanakan pada siang hari dan berjalan dengan lancar.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved