Konflik Beruang vs Manusia di Merangin, Korban Luka Berat Dirujuk ke RSUD Raden Mattaher Jambi
Konflik manusia dengan beruang terjadi di Desa Air Liki Baru, Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, Senin (24/6/2024) siang
Penulis: FRENGKY WIDARTA | Editor: Suang Sitanggang
Konflik yang Berulang
Menurut Musharudin, konflik antara manusia dengan satwa di daerah pinggiran Merangin sudah sangat sering terjadi.
Dua tahun yang lalu, ucapnya, di sekitar lokasi kejadian ini, ada 9 ekor kerbau yang diduga dimangsa harimau.
Dua bulan lalu, ada warga Desa Ngaol Ilir yang konflik dengan beruang, dan harus mendapatkan perawatan serius di rumah sakit.
"Saya berharap kepada pihak terkait, terutama BKSDA Jambi supaya bisa menangani," ungkap pria yang juga anggota DPRD itu.
Menurutnya ada ketidakseimbangan dalam penanganan kanflik satwa dengan manusia.
Sebab jika masyarakat membunuh binatang buas, ada sanksi pidana.
Tetapi ketika warga jadi korban binatang buas, perhatian dan juga bantuan sulit dirasakan korban.
Baca juga: Seorang Warga Desa Air Liki Baru Merangin Jambi Diserang Beruang Saat Berkebun
(Kontributor Tribunjambi.com/Frengky Widarta)
Air Sungai di Merangin Jambi Semakin Keruh, DPRD Minta Pemkab Bertindak Tegas |
![]() |
---|
Pengamat: Aktivitas PETI Biang Keruhnya Sungai Merangin, Ini Dampak Jangka Panjangnya |
![]() |
---|
Jalan dan Drainase Jalan Rangkayo Hitam Merangin Akan Diperbaiki Dinas PUPR Tahun Ini |
![]() |
---|
Sungai Merangin Keruh Akibat PETI, Warga Resah: Ikan Hilang dan Air Tak Layak Pakai |
![]() |
---|
Satreskrim Merangin dan Tim Forensik Palembang Olah TKP Lagi, Masih Bau Bensin |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.