'Candi Hitam' di Kawasan Percandian Muaro Jambi Belum Tersentuh
Dia melakukan aksi menelusuri sungai terpanjang di Pulau Sumatra itu, untuk mengecek keberadaan stockpile batu bara alias "candi hitam" di sepanjang
Penulis: tribunjambi | Editor: Duanto AS
Borju bercerita, pada 2009 Percandian Muaro Jambi diajukan masuk daftara UNESCO World Heritage.
Namun ternyata ada ganjalan konflik soal stockpile. "Kemudian ini jadi wacana omongan seminar di hotel-hotel, dan hingga kini tak selesai.
Di mana keseriusan pemangku kebijakan? Sudah lama bertahun-tahun," ujarnya.
Selain stockpile, persoalan lainnya tentang pelaku kebudayaan di sekitar candi.
Ada banyak pegiat seni yang selama ini masih mandiri, membutuhkan dukungan dalam aktivitas kesehariannya
"Kemudian juga persoalan fasilitasn infrastruktur untuk disabilitas kurang, misal di jembatan depan itu," ujarnya, sembari memaparkan persoalan manajemen pengelolaan yang perlu dibenahi.
Menuju Warisan Dunia
Pekan lalu, Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek, Hilmar Farid, menyebut berkas usulan atau dossier KCBN Muara Jambi untuk menuju Warisan Dunia dari UNESCO sedang disiapkan.
Hilmar mengatakan bahwa KCBN Muarajambi sejauh ini telah terdaftar sebagai tentative list.
"Kita berpikir karena ini lagi berlangsung dan kita juga masih melakukan penggalian sehingga dossier itu akan bertambah juga informasinya," katanya.
Perihal daftar sementara, kata Hilmar, dari berbagai situs yang akan ditetapkan sebagai Warisan Dunia. Nanti prosedurnya menunggu giliran pembahasan.
"Jadi sudah masuk ke dalam daftar sekarang menunggu giliran pembahasan kapan itu dilakukan tergantug dari pekerjaan di sini. Kalau sudah selesai direvitalisasi kita sudah berani memastikan tahap satu katakan final kita sudah berani daftar karena KCBN Muara Jambi dengan luas 4.000 hektare ada bagian utara itu belum disentuh," tuturnya.
"Tapi dugaan kita, dari temuan awal yang terlihat, banyak sekali temuan-temuan di sana. Kita lagi lihat secara strategis kapan tepatnya itu nanti, dari segi waktu untuk masuk pembahasan di UNESCO," pungkasnya.
Dorong Kementerian PUPR dan Perhubungan
Anggota DPR RI daerah pemilihan Jambi, A Bakri, terus mendorong anggaran dari Pemerintah Pusat untuk pelestarian Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muarajambi. Hal itu disampaikannya seusai peresmian mega-proyek Revitalisasi KCBN Muara Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, Rabu (5/6).
Percandian Muaro Jambi
KCBN Muarajambi
Kecamatan Maro Sebo
Kabupaten Muarojambi
Kabupaten Muaro Jambi
liputan khusus
Sungai Batanghari
Rumah BUMN Kota Jambi Ikut Meriahkan Festival Batanghari 2025 Guna Dukung UMKM |
![]() |
---|
Bupati Muaro Jambi BBS Usulkan Honorer R3 dan R4 Jadi ASN PPPK Paruh Waktu |
![]() |
---|
Menteri Transmigrasi ke Gambut Jaya Muaro Jambi, Edi: Bisa Jadi Pilot Project Nasional |
![]() |
---|
Ratusan Karamba Warga Desa Aro Batang Hari Mendadak Hanyut Semua, Teriakan Panik |
![]() |
---|
Pawai Kemerdekaan HUT RI ke-80 di Muaro Jambi, BBS Apresiasi Panitia, Peserta dan Masyarakat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.