'Candi Hitam' di Kawasan Percandian Muaro Jambi Belum Tersentuh

Dia melakukan aksi menelusuri sungai terpanjang di Pulau Sumatra itu, untuk mengecek keberadaan stockpile batu bara alias "candi hitam" di sepanjang

Penulis: tribunjambi | Editor: Duanto AS
TRIBUN JAMBI
Tribun Jambi edisi 10 Juni 2024 

Borju bercerita, pada 2009 Percandian Muaro Jambi diajukan masuk daftara UNESCO World Heritage.

Namun ternyata ada ganjalan konflik soal stockpile. "Kemudian ini jadi wacana omongan seminar di hotel-hotel, dan hingga kini tak selesai.

Di mana keseriusan pemangku kebijakan? Sudah lama bertahun-tahun," ujarnya.

Selain stockpile, persoalan lainnya tentang pelaku kebudayaan di sekitar candi.

Ada banyak pegiat seni yang selama ini masih mandiri, membutuhkan dukungan dalam aktivitas kesehariannya

"Kemudian juga persoalan fasilitasn infrastruktur untuk disabilitas kurang, misal di jembatan depan itu," ujarnya, sembari memaparkan persoalan manajemen pengelolaan yang perlu dibenahi.

Menuju Warisan Dunia

Pekan lalu, Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek, Hilmar Farid, menyebut berkas usulan atau dossier KCBN Muara Jambi untuk menuju Warisan Dunia dari UNESCO sedang disiapkan.

Hilmar mengatakan bahwa KCBN Muarajambi sejauh ini telah terdaftar sebagai tentative list.

"Kita berpikir karena ini lagi berlangsung dan kita juga masih melakukan penggalian sehingga dossier itu akan bertambah juga informasinya," katanya.

Perihal daftar sementara, kata Hilmar, dari berbagai situs yang akan ditetapkan sebagai Warisan Dunia. Nanti prosedurnya menunggu giliran pembahasan.

"Jadi sudah masuk ke dalam daftar sekarang menunggu giliran pembahasan kapan itu dilakukan tergantug dari pekerjaan di sini. Kalau sudah selesai direvitalisasi kita sudah berani memastikan tahap satu katakan final kita sudah berani daftar karena KCBN Muara Jambi dengan luas 4.000 hektare ada bagian utara itu belum disentuh," tuturnya.

"Tapi dugaan kita, dari temuan awal yang terlihat, banyak sekali temuan-temuan di sana. Kita lagi lihat secara strategis kapan tepatnya itu nanti, dari segi waktu untuk masuk pembahasan di UNESCO," pungkasnya.

Dorong Kementerian PUPR dan Perhubungan

Anggota DPR RI daerah pemilihan Jambi, A Bakri, terus mendorong anggaran dari Pemerintah Pusat untuk pelestarian Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muarajambi. Hal itu disampaikannya seusai peresmian mega-proyek Revitalisasi KCBN Muara Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, Rabu (5/6).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved