"Saya Belum Bisa Beri Tanggapan" Kata Sekda Tebo Jambi Soal Dugaan SPj Fiktik di Disdik

Sekda Kabupaten Tebo, Jambi Teguh Arhadi enggan memberi komentar terkait dugaan SPj fiktif di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).

Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Darwin Sijabat
tribunjambi/sopianto
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tebo, Jambi Teguh Arhadi enggan memberi komentar terkait dugaan Surat Pertanggungjawaban (SPj) fiktif di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). 

JAMBI, TRIBUN - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tebo, Jambi Teguh Arhadi enggan memberi komentar terkait dugaan Surat Pertanggungjawaban (SPj) fiktif di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).

Dugaan tersebut terkait anggaran belanja pemeliharaan gedung dan kendaraan dinas tahun 2023.

Teguh mengatakan dirinya akan mengecek terlebih dahulu ke Inspektorat Tebo.

"Saya belum bisa memberi tanggapan, akan dikoordinasikan dengan inspektorat apakah itu sudah berdasarkan audit," kata Teguh Arhadi melalui keterangan tertulis, Kamis (30/5).

Adapun dugaan diungkapkan Sumber Tribun Jambi yang tak mau disebut namanya, mengaku sepanjang tahun 2023, dirinya tak pernah mendapatkan anggaran belanja pemeliharaan kendaraan dinas yang ia pakai.

Dia mengungkapkan bahwa biaya pemeliharaan kendaraan dinas selama tahun 2023 bersumber dari uang sendiri.

"Saya tidak pernah dapat. Malah perawatannya pakai uang sendiri," ungkapnya, Selasa (28/5).

Baca juga: Dugaan Spj Fiktif Satpol PP Tebo Senilai Rp1,3 M Dilaporkan Lagi: Tak Cuma 1 Laporan

Baca juga: Diduga SPJ Fiktif, Dana Pemeliharaan Kendaraan dan Gedung Disdikbud Tebo Capai Rp 519.5 Juta

Tetapi dia menduga bahwa dalam pertanggung jawaban anggaran tersebut, dilakukan manipulasi berupa SPJ fiktif sehingga dana pemeliharaan kendaraan dinas tetap cair.

Di sisi lain, dia mengungkapkan permainan anggaran belanja di dinas yang dipimpin Ade Nofriza ini, tak hanya soal pemeliharaan kendaraan dinas.

Tetapi dia menyebutkan bahwa anggaran belanja operasi perawatan gedung juga diduga fiktif.

Tribun melakukan konfirmasi terkait persoalan ini kepada Bendahara Disdikbud Tebo, Rahman.

Saat ditemui di ruang kerjanya, dia menolak untuk diwawancarai terkait persoalan tersebut. "

Saya tidak mau direkam," katanya.

Tidak Terawat

PANTAUAN Tribun atas dugaan tidak disalurkannya dana sesuai dengan laporan pertanggungjawaban ditemukan hal yang tidak sesuai.

Baca juga: Dugaan SPj Fiktif Pemeliharaan Gedung dan Kendaraan Dinas di Tebo, Pejabat Rogoh Uang Pribadi

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved