Dugaan SPj Fiktif Pemeliharaan Gedung dan Kendaraan Dinas di Tebo, Pejabat Rogoh Uang Pribadi

Dari data yang berhasil dihimpun Tribun, total anggaran dari dua kegiatan pemeliharaan itu berjumlah Rp519.5 juta, yaitu anggaran pemeliharaan

Penulis: tribunjambi | Editor: Duanto AS
Via Tribun Kaltim
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Isu dugaan surat pertanggung jawaban atau SPj fiktif dana pemeliharaan gedung dan kendaraan tahun anggaran 2023 di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo, muncul.

Narasumber Tribun Jambi mengungkapkan adanya dugaan permainan anggaran dana pemeliharaan kendaraan roda dua dan roda empat.

Dana yang tersedia, diduga tidak digunakan sepenuhnya untuk pemeliharaan di dinas, namun surat pertanggungjawaba (SPj)-nya ada.

"Sebagian ada yang dilakukan pemeliharaan, tetapi banyak kendaraan yang tidak mendapat pemeliharaan. Tetapi SPj-nya ada," ungkap sumber yang tidak bersedia namanya disebutkan.

Begitu juga dengan pemeliharaan gedung kantor dinas. Dia mengatakan anggaran itu tidak dipergunakan untuk pemeliharaan gedung, padahal tersedia pada tahun anggaran 2023 lalu.

"Lihat sendiri gedung kantor dinas pendidikan, sama sekali tidak terawat. Itu bagian atap kantor kan banyak yang sudah rusak sampai sekarang," katanya.

Pantauan Tribun Jambi, atap gedung Disdikbud Tebo bagian depan tampak tidak terawat.

Beberapa bagian gedung terlihat berjamur. Plafon gedung pun bolong di beberapa bagian.

Narasumber Tribun Jambi yang lain di kantor Disdikbud lain juga mengungkapkan senada.

Bahkan, dia mengakui kendaraan dinas yang dipakainya tidak pernah mendapat anggaran pemeliharaan selama 2023.

"Ya, sepanjang tahun tidak ada anggaran pemeliharaan itu turun," ujarnya.

Beberapa pejabat Disdikbud Kabupaten Tebo mengaku melakukan pemeliharaan kendaraan dinas memakai uang pribadi.

Hal itu terungkap seusai muncul berita adanya dugaan surat pertanggungjawaban (SPJ) fiktif terkait pelaksanaan belanja pemeliharaan kendaraan dinas dan gedung kantor Disdikbud Tebo tahun anggaran 2023.

Sumber Tribun Jambi yang tak mau disebut namanya, mengaku sepanjang tahun 2023 tak pernah mendapatkan anggaran belanja pemeliharaan kendaraan dinas yang digunakannya.

Biaya pemeliharaan kendaraan dinas selama 2023 bersumber dari uang sendiri.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved