Minggu, 10 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kepala Gajah Umi di Desa Sumay Tebo Penuh Luka

Maryono belum dapat memastikan waktu kematian Gajah sumatra tersebut, karena pihaknya mengetahui temuan gajah mati itu bermula dari laporan warga.

Tayang:
Penulis: tribunjambi | Editor: Duanto AS
TRIBUN JAMBI/SRITUTI APRILIANI
ILUSTRASI Seekor Gajah sumatra di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. 

"Tim kita sudah di lapangan, dari kemarin (dua hari lalu; red). Pagi ini (kemarin; red), lagi melakukan olah TKP dan nekropsi (bedah; red) bangkai oleh dokter hewan BKSDA didampingi oleh Balai Gakum KLH dan pihak kepolisian," kata Hefa Edison, Kepala Resort Konservasi Tebo BKSDA Jambi.

Hefa menjelaskan lokasi kejadian penemuan bangkai gajah betina itu di tengah perkebunan sawit. "Penyebab kematian belum diketahui, tim masih olah TKP," katanya kepada Tribun Jambi.

Kejadian Januari lalu

Gajah sumatra atau Elephas maximus sumatranus merupakan subspesies Gajah asia yang hanya berhabitat di Pulau Sumatra.

Ciri-ciri Gajah sumatra berpostur lebih kecil dibanding subspesies Gajah india.

Awal Januari lalu, seekor Gajah sumatra jantan mati di pinggir Sungai Batang Tabir, Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin.

Tim BKSDA Jambi dan polisi yang memeriksa bangkai gajah, menyimpulkan satwa itu telah mati sekira tujuh hari.

Gajah tersebut mati karena kelelahan selama terbawa arus banjir di Sungai Batang Tabir.

Saat ditemukan, kondisi organ gajah telah membusuk dan dimakan belatung. Bagian luar gading gajah telah hilang, gading kanan patah karena benturan benda keras dan gading kiri dipotong oleh orang yang belum diketahui identitasnya.

Sisa gading yang tertinggal diambil dan diamankan oleh tim dari BKSDA Jambi, panjangnya masing-masing sekira 30 Cm.

Saat ini, populasi satwa tersebut semakin menurun, sisa sekira 2.000 ekor di Indonesia.

Penurunan populasi Gajah sumatra dominan akibat ulah manusia manusia, karena perburuan. Selain itu, habitat Gajah sumatra susut drastis karena jadi wilayah perkebunan akibat perambahan.

Tubuh Gajah sumatra beratnya bisa mencapai 6 ton dan tinggi 3,5 meter pada bahu. (nik/wir/sbi)

Baca juga: Kisah Jokowi Setelah 41 Tahun Ekspedisi Gunung Kerinci 1983, tak Sempat ke Sekepal Tanah dari Surga

Baca juga: Telur Bebek Unik Cangkang Hitam di Kerinci Bikin Heboh Keluarga Awaludin dan Warga Sekitar

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved