Ikuti Perkembangan Zaman, Makan di Sapo Mie Pahlawan Bayarnya Bisa Pakai Scan QRIS BRI

Layanan nontunai kian semakin ramai diterapkan di Provinsi Jambi, termasuk di kafe maupun restoran. Sapo Mie Pahlawan adalah satu di antaranya

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
IST
kolase ilustrasi QRIS dan Sapo Mie Pahlawan Kuala Tungkal 

 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Layanan nontunai kian semakin ramai diterapkan di Provinsi Jambi, termasuk di kafe maupun restoran. Sapo Mie Pahlawan adalah satu di antara tempat makan yang menerapkan pembayaran nontunai menggunakan pemindaian kode QR BRI sejak beberapa tahun lalu.

Kata Pemilik Sapo Mie Pahlawan, Yandri, pembayaran nontunai atau cashless ini semakin diminati belakangan.

"Kalau dulu dominan bayar cash, sekarang menggunakan QRIS BRI," jelasnya.

Sebagai pengusaha, Yandri menyadari bahwa dia harus mengikuti perkembangan zaman. Oleh karena itu, ikut bertransformasi ke sistem digital menjadi satu di antara cara yang dia lakukan agar Sapo Mie Pahlawan tetap eksis, juga menambah minat pelanggan.

Apa lagi, pelanggan yang didominasi anak muda yang melek teknologi belakangan justru lebih memilih bertransaksi secara nontunai.

 

Solusi dan Gaya Hidup

Branch Manager BRI Kantor Cabang Jambi, Tomy Irawan menjelaskan, QRIS BRI hadir sebagai solusi dalam membangun ekosistem cashless payment. Pembayaran melalui pemindaian kode QR ini menjadi pilihan masyarakat, termasuk pelaku usaha.

"Hadirnya QRIS BRI merupakan solusi bagi nasabah sekaligus para pelaku usaha agar lebih mudah melakukan berbagai aktivitas perdagangan tanpa terbatas ruang dan waktu," jelasnya, beberapa waktu lalu.

Terpisah, Pengamat Sosial-ekonomi dan Kebijakan Publik Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi, Bahren Nurdin, MA, menilai transaksi secara digital dan nontunai ini mulai menjadi gaya hidup.

"Artinya, hari ini masyarakat sudah berangsur-angsur yang tadi masih menggunakan cash dalam melakukan transaksi, hari ini berangsur-angsur menggunakan cashless," ulasnya, Rabu, 27 Maret 2024.

 

Lebih Mudah dan Praktis

Dian adalah salah satu yang belakangan acap menerapkan transaksi nontunai sebagai metode pembayaran. Menurutnya, pembayaran nontunai lebih mudah dan praktis.

"Aku nggak perlu bawa uang cash lagi, karena ya, kadang khawatir uangnya jatuh atau lupa (menaruh) di mana. Sekarang lebih ke pakai HP, tinggal scan, lebih mudah," akunya.

 

Baca juga: Kisah Wahidin Bantu Pedagang Kecil Lepas dari Jerat Utang Rentenir dengan Holding UMi

Baca juga: Transformasi Digital dalam Transaksi Keuangan, Apa yang Harus Diperhatikan?

 

Baca berita dan artikel tribunjambi.com lainnya, kini bisa melalui Google News

Sumber: Tribun Jambi
Tags
QRIS
BRI
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved