Jambi dalam Sepekan
TOP 7 Jambi Sepekan: Misteri Tewasnya Santri di Tebo, Kios Terbakar, Adik di Tanjabar Bunuh Kakak
Simak kilas kejadian dalam sepekan di sejumlah wilayah Jambi termasuk Kota Jambi, Kabupaten Tebo, Batanghari hingga Tanjabar, 10-16 Maret 2024.
Salim Harahap mengungkapkan sejam sebelum kejadian itu, dirinya dan istri masih berkomunikasi melalui sambungan telepon.
Ia merasa janggal dengan peristiwa itu sebab pihak keluarga tidak dikabari soal kematian anaknya. Selain itu ditemukan bekas luka di bagian bibir, siku tangan dan bagian kaki korban.
Kemudian, pada Senin (20/11) lalu, makam Airul dilakukan pembongkaran dan kemudian diautopsi untuk menyelidiki penyebab kematian.
Autopsi tersebut atas persetujuan pihak keluarga dalam kepentingan pengungkapan kasus ini. Hasilnya diketahui penyebab kematian Airul karena benda tumpul.
Baca juga: Pemkab Tanjab Timur Gelar Safari Ramadhan di Desa Majelis Hidayah Kecamatan Kuala Jambi
2. Adik Bunuh Kakak di Tanjabar

PL (44), buruh tani di RT 20, Simpang Rambutan, Desa Suban, Kecamatan Batang Asam, meninggal dunia dengan kondisi tubuh penuh luka.
Pembunuhan kakak kandung oleh adiknya itu terjadi di pondok areal kebun sawit camp A wilayah setempat, Rabu (13/3/2024) pagi.
Tersangka pembunuhan yang merupakan adik dari korban, berinisial DN (39), merupakan warga RT 028, Desa Purwodadi, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
"Pelaku ini adik kandung dari korban, jadi pelaku dan korban masih hubungan keluarga," kata Kapolres Tanjung Jabung Barat, AKBP Agung Basuki, melalui Kapolsek Tungkal Ulu, AKP Ivan Ripa'i, Rabu (13/3) malam, seperti dikutip dari TribunJambi.com.
AKP Ivan menuturkan polisi menerima laporan peristiwa yang terjadi sekira pukul 08.30 WIB itu dari masyarakat.
Begitu menerima laporan, Unit Reskrim Polsek Tungkal Ulu dipimpin kapolsek langsung meluncur ke lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi, polisi menemukan tubuh PL sudah dalam kondisi meninggal dunia. Sejumlah luka bacok ada di pipi dan leher sebelah kiri.
Beberapa saat pascakejadian, di hari yang sama sekira pukul 10.00 WIB, setelah penyelidikan, polisi menerima informasi dari masyarakat bahwa pelaku merupakan adik kandung korban, berinisial DN.
"Tidak tinggal diam, anggota kita langsung melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi terduga pelaku DN sedang berada di salah satu rumah. Anggota langsung menuju lokasi mendapati terduga pelaku DN," ungkapnya.
AKP Ivan Ripa'i, menuturkan pelaku DN menyerahkan diri di rumah saudara semarganya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.