Pemilu 2024
Timses Partai di Tanjab Barat Janjikan Uang ke Warga Per Paket, Bawaslu Minta Melapor
Bawaslu Tanjung Jabung Barat belum menerima laporan atau temuan soal money politic atau politik uang jelang pemilu 2024.
Penulis: Sopianto | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tanjung Jabung Barat belum menerima laporan atau temuan soal money politic atau politik uang jelang pemilu 2024.
Hal itu disampaikan, Masudin Komisioner Bawaslu Tanjab Barat, saat dikonfirmasikan, Kamis (8/2/2024).
"Sampai hari ini belum ada laporan ke Bawaslu adanya politik uang," ujarnya.
Dia menyebut, caleg atau timses tidak boleh memberi uang untuk dipilih sebagai anggota DPRD.
"Kalau dijanjikan untuk memilih salah satu calon, jelas sudah melanggar perundang-undangan," kata Masudin.
Diakuinya, keterbatasan SDM di Bawaslu menjadi kendala, untuk itu Bawaslu tetap melakukan sosialisasi kepada masyarakat, mengajak masyarakat untuk melakukan pengawasan partisipatif.
"Karena SDM kami kurang, maka dari itu kami butuh kerjasamanya dari masyarakat jika ada pelanggaran segera lapor ke Bawaslu dan akan ditindak sesuai aturan," ujarnya.
Dengan adalah laporan itu, diharapkan Pemilu ini bisa berjalan adil dan jujur seperti yang di harapkan.
Bahkan nanti kata Masudin Bawaslu akan melakukan patroli malam pemilu semua jajaran, Panwascam, PKD,dan PTSP untuk melakukan pengawasan.
Sementara itu, sumber tribun menyampaikan adanya dugaan politik uang, warga diminta mengumpulkan KTP oleh timses salah satu calon.
Ketika ditanya, timses yang meminta KTP dirinya enggan menyebutkan, menurutnya sudah ada kesepakatan dengan timses bahwa tidak boleh memberitahukan kepada siapapun.
"Kami diminta kumpulkan KTP se keluarga, mereka minta sepaket DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten, dalam satu keluarga itu, per KTP dijanjikan Rp 350," katanya.
"Misalnya begini, KTP saya sepaket DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten, dikasih Rp 350, anak saya, istri saya beda lagi," sambungnya.
Kata dia, ada juga yang yang menjanjikan hanya untuk DPRD Kabupaten saja, tidak per paket.
"Ada juga timses yang datang, untuk DPRD Kabupaten di janjian Rp 200 ribu," imbuhnya
Baca juga: 3 Penjelasan Ending A Shop For Killers, Jeong Jin Man Masih Hidup
Baca juga: Terkendala Anggaran, Pengajuan Armada Pengangkut Sampah Tanjabtim Masih Tertunda
Baca juga: Dua Bulan Banjir di Kelurahan Legok Kota Jambi Tak Kunjung Surut, Warga Mulai Mengeluh
Gugatan Ditolak MK, PPP Gagal Lolos ke DPR RI, Efek Konflik Internal atau Dukungan Capres? |
![]() |
---|
Puan Maharani Kembali Jadi Ketua DPR RI Periode 2024-2029, Hasto: Sesuai Arahan Bu Megawati |
![]() |
---|
Jadwal Sidang Gugatan Pileg dan Pilpres 2024 di MK, Putusan 22 April 2024 |
![]() |
---|
Ini 3 Parpol di Jambi yang Mengajukan Hasil Pileg 2024 ke MK, Mulai DPR RI, DPRD Provinsi, Kabupaten |
![]() |
---|
AHY Bersyukur Demokrat Pindah dari Koalisi Perubahan, Ungkit 'Luka' Jika Bertahan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.