Banjir di Jambi
Dampak Banjir, Warga Muaro Jambi Kesulitan Air Bersih
Warga Muaro Jambi yang menjadi korban banjir mulai kesulitan mendapatkan air bersih.
Penulis: Muzakkir | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI -- Warga Muaro Jambi yang menjadi korban banjir mulai kesulitan mendapatkan air bersih.
Warga yang biasanya menggunakan air bersih yang bersumber dari sumur, kini mereka tidak bisa digunakan lagi. Air yang keluar dari sumur sudah mengeluarkan bau busuk.
Ratna warga RT 08 Desa Penyengat Olak, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi menyebut, sejak air Sungai Batanghari meluap, air sumur menjadi tidak sedap.
"Air busuk, bau bangar," kata Ratna.
Kondisi ini diperparah dengan tidak mengalirnya air PDAM. Kata dia, hingga saat ini terhitung sekitar lima hari air PDAM tidak mengalir.
Dia berharap agar pemerintah Kabupaten Muaro Jambi bisa membantu mereka, sebab sampai saat ini belum ada bantuan banjir datang kepada mereka.
"Nak mencari nafkah sulit, orang motong karet dak biso, hujan banjir," katanya.
Saat ini, warga penyengat olak terpaksa membeli air bersih dengan biaya sendiri.
"Mohon kepada pemerintah untuk membantu kami," katanya.
Baca juga: Sudah 6 Daerah di Jambi Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir
Baca juga: Distribusi Logistik Pemilu di Sarolangun Jambi Terhambat Karena Banjir dan Tanah Longsor
Baca juga: Jembatan Gantung di Mandiangin Sarolangun Rusak Diterjang Banjir Bandang, Camat Harap Diperbaiki
| 2 Jam Hujan, Jalan Lirik Kenali Asam Bawah Jambi Banjir Jumat Pagi |
|
|---|
| Waspada Daerah Hilir Sungai Batanghari, Tinggi Air sudah 13,4 Meter di Muaro Jambi |
|
|---|
| Banjir di Sarolangun dan Merangin Jambi, Dompeng Tambang Emas Ilegal Terseret Banjir Bandang |
|
|---|
| 409 Rumah di Tiang Pumpun Merangin Dihantam Banjir , Jembatan Putus |
|
|---|
| Ketinggian Banjir Sarolangun 3-4 Meter, Kapolsek Batang Asai: Air Datang Berantai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Warga-Muaro-Jambi-krisis-air-bersih.jpg)