Pilpres 2024

Anies-Muhaimin Hadirkan Keadilan Bagi Kaum Buruh Jika Menang di Pilpres 2024: 8 Juta Lapangan Kerja

Pasangan Anies Baswedan dan MKuhaimin Iskandar atau Anies-Muhaimin akan menghadirkan keadilan bagi buruh jika menang di Pilpres 2024.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ist
Pasangan Anies Baswedan dan MKuhaimin Iskandar atau Anies-Muhaimin akan menghadirkan keadilan bagi buruh jika menang di Pilpres 2024. 

Capres nomor urut 01 itu memilih konsep tersebut karena lebih menghargai petani yang sudah lama bekerja memproduksi pangan.

Seperti diketahui bahwa program tersebut digagas pemerintahan Presiden Joko Widodo dan salah satu penanggungjawabnya yakni Prabowo Subianto.

Menteri Pertahanan itu juga saat ini menjadi calon presiden dengan berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka.

Prabowo-Gibran merupakan nomor urut 02.

Anies Baswedan yang berpasangan dengan Muhaimin Iskandar berencana mengganti program food estate jika terpilih di Pilpres 2024 nanti.

Dia menyampaikan saat kampanye di daerah Pangalengan, Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/11/2023).

"Jadi yang disebut sebagai pertanian kontrak itu di mana mereka tetap berusaha di wilayah mereka, dan pemerintah justru melakukan intensifikasi atas aktivitas pertanian," ujar Anies Baswedan.

Anies mengatakan, kontrak pertanian bisa memberikan kepastian pasar bagi petani lewat kerja sama kemitraan dengan badan usaha, baik milik daerah maupun negara, bisa juga dari swasta.

Baca juga: Beda 18 Tahun dengan Santyka Fauziah, Sule Bandingkan dengan Pasangan Beda 32 Tahun: Tidak Masalah

Tugas pemerintah, kata Anies, menyiapkan regulasi agar produk pertanian bisa langsung diserap badan usaha dengan harga yang memberikan kesejahteraan petani sekaligus memasang harga terjangkau untuk para konsumen.

"Kami melihat cara seperti itu akan lebih adil karena mereka yang selama ini berpuluh-puluh tahun memang memproduksi pertanian," ucap Anies.

Beda dari food estate, menurut Anies, kebijakan lumbung pangan ini akan meninggalkan kelompok tani.

Food estate, kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini, akan mengubah sentra produksi pangan yang berada di tengah-tengah kelompok tani ke tempat baru yang dikelola oleh korporasi.

"Kalau kita melakukan food estate, maka dana kita justru diberikan ke tempat yang baru, ke tempat yang diberikan ke korporasi," ucap Anies.

"Padahal, dana yang sama kalau diberikan untuk contract farming, maka yang menerima adalah rakyat yang selama ini bekerja senyatanya memproduksi. Jadi, itulah mengapa kami memilih melakukan contract farming supaya anggaran negara bukan malah dibuat ke tempat yang baru, tapi justru memberikan kepada mereka yang selama ini sudah bekerja untuk profesi pertanian," tandasnya.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: 5 Ranperda Usulan DPRD Provinsi Jambi yang Disepakati Jadi Propemperda 2024

Baca juga: Polisi Tangkap 7 Remaja yang Tusuk Pelajar SMP di Kota Jambi

Baca juga: KKB Papua Kembali Berulah, Kali Ini Sasar Pekerja Asal Jawa Tengah di Puncak, 3 Orang Tewas

Baca juga: Seluruh Anggota DPRD Provinsi Jambi Sepakati 11 Ranperda Dijadikan Propemperda 2024

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved