Pilpres 2024

Anies-Muhaimin Hadirkan Keadilan Bagi Kaum Buruh Jika Menang di Pilpres 2024: 8 Juta Lapangan Kerja

Pasangan Anies Baswedan dan MKuhaimin Iskandar atau Anies-Muhaimin akan menghadirkan keadilan bagi buruh jika menang di Pilpres 2024.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ist
Pasangan Anies Baswedan dan MKuhaimin Iskandar atau Anies-Muhaimin akan menghadirkan keadilan bagi buruh jika menang di Pilpres 2024. 

TRIBUNJAMBI.COM - Pasangan Anies Baswedan dan MKuhaimin Iskandar atau Anies-Muhaimin akan menghadirkan keadilan bagi buruh jika menang di Pilpres 2024.

Keyakinan itu disampaikan Wakil Ketua Bidang Ketenagakerjaan DPP PKS Indra MH.

Dia menyebutkan bahwa partainya bersama capres-cawapres nomor urut 1 itu berkomitmen untuk menciptakan kebijakan yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Inndonesia.

Keadilan tersebut khususnya bagi kaum buruh di Indonesia.

Indra mengatakan pihaknya juga menargetkan untuk menciptakan delapan juta Lapangan kerja jika memenangkan Pilpres 2024.

Dia mengatakan banyak warga di Tanah Air saat ini kesulitan mencari pekerjaan.

Indra berharap PKS dan pasangan Anies-Muhaimin bisa mendapatkan dukungan luas dari masyarakat.

Baca juga: Anies Baswedan Ingin Ganti Food Estate dengan Contract Farming Jika Jadi Presiden, Ini Alasannya

Baca juga: KKB Papua Kembali Berulah, Kali Ini Sasar Pekerja Asal Jawa Tengah di Puncak, 3 Orang Tewas

Baca juga: Gempa Terkini Kamis 30 November 2023 Getarkan Pesisir Barat Lampung, Berikut Informasinya

"Kita berharap pada Pemilu nanti, suara PKS naik signifikan, begitu juga dalam Pilpres Anies-Cak Imin meraih kemenangan agar bisa menghadirkan perubahan yang berkeadilan terutama bagi kaum buruh," kata Indra dalam keterangannya, Rabu (29/11/2023).

Selain berjanji akan membuat kebijakan yang menguntungkan kaum buruh, kata dia, PKS menggaungkan program pangan murah.

"Pangan murah, kerja gampang, sehat mudah adalah bentuk PKS selalu berada di sisi kaum buruh. Tidak hanya menjelang pemilu tapi dari periode ke periode konsistensi itu selalu ditunjukkan oleh PKS," ujarnya.

Menurut Indra, sulitnya mendapat pekerjaan saat ini disebabkan peraturan yang merugikan kaum pekerja.

Ia mencontohkan, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang (UU Cipta Kerja) yang disahkan DPR.

"Presiden PKS pernah membuat pernyataan tegas, ketika pertama kali UU Cipta Kerja disahkan, Presiden PKS mendesak Presiden RI menerbitkan Perppu pencabutan atau pembatalan omnibus law Cipta Kerja, karena setelah kalah voting di parlemen, kita tidak berhenti mengupayakan dengan cara lain," kata Indra.

Ingin Ganti Food Estate

Calon presiden Anies Baswedan merencanakan pergantian food estate menjadi contract framing atau pertanian kontrak jika terpilih menjadi presiden di Pilpres 2024.

Baca juga: Wasekjen DPP PKS Ahmad Fathul Bari Optimistis Kunci Satu Kursi DPR RI Dapil Jambi

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved