Pasien Gangguan Jiwa Usia Remaja Perlu Orang Lain untuk Melihat Gejala Awal

Dalam melakukan pengobatan pasien dengan gangguan ke kejiwaan banyak di dampingi oleh keluarga khususnya orang tua

Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Herupitra
Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi
Pisikolog, Ridwan 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Dalam melakukan pengobatan pasien dengan gangguan ke kejiwaan banyak di dampingi oleh keluarga khususnya orang tua.

Ridwan, Pisikolog mengatakan rata -rata pasien yang datang ke tempatnya selalu didampingi oleh orang tua.

Khususnya pasien yang masih dalam usia produktif hingga anak-anak.

"Kalau pasien yang umurnya masih mudah dan usia produktif semua di temani oleh orang tuanya,"ujar Ridwan, Senin (13/11/2023).

Lebih lanjut Ridwan mengatakan pasien gangguan jiwa sejatinya memerlukan orang lain untuk melihat gejala awal, biasanya ada peran ibu di sana khususnya bagi pasien yang masih berusia muda.  

"Secara pribadi, terutama remaja mereka kesulitan bisa merasa ada gangguan jiwa kalau tidak ada arahan dari orang tua,' jelasnya 

Baca juga: Keluar dari Rumah Sakit, ODGJ Acap Diabaikan Keluarga

Baca juga: Sepanjang 2023, ODGJ Baru Meningkat di Jambi

Namun, untuk pasien dewasa ada juga yang datang sendiri untuk melakukan konsultasi, namun jumlahnya tidak banyak.

Ridwan memaparkan, pasien yang datang sendiri biasanya yang memiliki masalah rumah tangga dan dia sudah mengerti akan adanya gangguan di dirinya.

"Palingan ya satu dua orang lah yang datang sendiri untuk konsultasi," ungkapnya.

Sementara itu, pasien dengan gangguan kejiwaan yang datang kepadanya di dominasi oleh usia anak -anak hingga dewasa khusnya usia produktif.

Pasien yang datang ke tempat Ridwan biasanya mengalami gangguan kecemasan terhadap kehidupan maupun hubungan dengan orang terdekat, baik teman, keluarga maupun pacar.

Beberpa sudah berdampak ke penyakit fisik seperti tidak bisa tidur bahkan ada yang mengakibatkan sakit di tubuh seperti sakit kepala, mag, sesak napas dan berbagai macam penyakit lainya.

Pernah keluarga pasien tidak hanya sebatas mengantarkan saja, Ridwan menceritakan pasiennya mengetahui dia membuka praktek Psikolog karena peran keluarga dan orang tua mereka yang mencari informasi.

"Mereka biasanya mencari informasi di internet, namun ada juga yang bertanya kepada orang yang bernah berobat kepada saya," katanya.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: BREAKINGNEWS: SMAN 5 Kota Jambi Diserang Puluhan Pelajar Diduga SMKN 3

Baca juga: Cara Hitung Kenaikan Upah Minimum 2024, Berapa Kenaikan UMP 2024?

Baca juga: Fuji Mendadak Nangis Sesegukan Saat Liburan di Eropa, Nikita Mirzani Auto Bereaksi

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved