Disperindag Tebo Sebut Gas LPG 3 Kg Stabil, Minta Warga Laporkan Pangkalan yang Jual Melebihi HET

Disperindag Kabupaten Tebo mengungkapkan kondisi gas LPG 3 kg masih stabil. Hingga saat ini belum ada penambahan kuota dan pangkalan baru.

Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Teguh Suprayitno
(tribun jambi.com/ Hasbi Sabirin)
Gas LPG 3 Kilogram. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Disperindag Kabupaten Tebo mengungkapkan kondisi gas LPG 3 kg masih stabil. Hingga saat ini belum ada penambahan kuota dan pangkalan baru.

Gas subsidi di Kabupaten Tebo ini disalurkan oleh pangkalan-pangkalan yang secara resmi terdaftar di Kabupaten Tebo untuk masyarakat tidak mampu.

Kabid Perindag Kabupaten Tebo Edy Sofyan, meminta warga melaporkan pangkalan apabila harga gas subsidi yang dijual melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan.

"Jika itu terjadi, tolong dilapor ke disperindag, kita akan kita tegur secara tertulis, setelah ditegur tiga kali kita bisa cabut pangkalannya," ujar Edy Sofyan, Jumat (10/11).

Edy mengungkapkan HET gas subsidi yang telah diatur oleh pemerintah senilai Rp18 ribu. Sedangkan untuk Kecamatan Serai Serumpun dan Sumay harganya lebih tinggi yaitu Rp20 ribu.

Edy menjelaskan harga ini telah diatur oleh pemerintah yang terakhir diatur dalam SK gubernur.

"Itu harga yang di pangkalan dengan membawa kk dan KTP. Kadang kita susah mantau kalau sudah sampai di toko," ujarnya.

Baca juga: Pj Bupati Tebo Ungkap Kemungkinan Perombakan Struktur Pejabat Eselon II

Baca juga: Dinkes Ingatkan Pentingnya Manajemen Stress, 644 Orang Tercatat Alami Gangguan Jiwa di Tebo

Baca juga: 644 Orang Alami Gangguan Jiwa di Tebo, Catatan Dinkes Sepanjang 2023

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved