Pemkab Muaro Jambi Lelang Ratusan Aset, Alkes Dapat Penawaran Tertinggi

Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi melelang 119 aset, baik bergerak maupun aset tak bergerak.

Penulis: Muzakkir | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi.com/Muzakkir
Kabid Barang Milik Daerah (BMD) Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Muaro Jambi Mahali 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI -- Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi melelang 119 aset, baik bergerak maupun aset tak bergerak.

Dari 119 yang ditawarkan ke publik, hanya 86 lot yang terjual. Sementara 33 lot tidak terjual.

Kabid Aset BPKAD Kabupaten Muaro Jambi, Mahali ketika dikonfirmasi menyebut, dari hasil lelang tersebut, pihaknya berhasil mengumpulkan uang sekitar 788 juta dari jumlah limit hanya Rp 556 juta.

"Alhamdulillah dari lelang itu, kita surplus Rp 232 juta," kata Mahali.

Berdasarkan penelusuran, dari 86 lot yang ditawarkan oleh masyarakat, satu lot ditawarkan dengan harga yang di luar dugaan. Ia adalah aset alat kesehatan. Aset alat kesehatan tersebut diberi harga limit Rp 2 juta. Namun hingga akhir waktu lelang, ada seorang yang melakukan penawaran hingga Rp 92 juta.

"Jika dipersentasikan, nilainya naik 4.212 persen," kata Mahali lagi.

Meski ditawarkan dengan angka fantastis, namun pihaknya khawatir jika yang menawar itu hanya mau main-main saja.

"Kita khawatirnya wanprestasi, soalnya jauh sekali nilai tawarnya," imbuhnya. 

"Untuk yang lain normal-normal saja. Limit Rp 1 juta, tawaran jadi Rp 2 juta. Tapi yang satu itu emang fantastis," sambungnya. (*)

Baca juga: Hasil Lelang Aset, Pemkab Muaro Jambi Surplus Rp 232 Juta

Baca juga: Lelang 119 Unit Aset, Pemkab Muaro Jambi Targetkan Rp 1,8 Miliar 

Baca juga: Jelang Lelang Ratusan Aset, BPKAD Muaro Jambi Gelar Anwizing 

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved