Info BMKG Hari Ini

Perhatian! BMKG Prediksi Sinar UV Tinggi dan Ekstrem di Indonesia Hari Ini 12 Oktober 2023, Catat

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi indeks Ultraviolet (UV) atau sinar UV di hampir seluruh wilayah Indonesia, Kamis(12/10)

Editor: Darwin Sijabat
Kompas Id
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi indeks Ultraviolet (UV) atau sinar UV di hampir seluruh wilayah Indonesia, Kamis(12/10/2023). 

Pukul 12.00 WIB, indeks UV kategori ekstrem dan sangat tinggi meliputi wilayah Indonesia bagian barat dan tengah.

Selanjutnya, pada pukul 13.00 WIB indeks UV kategori sangat tinggi diprediksi menyinari perairan Indonesia di sekitar Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.

Baca juga: Pesisir Barat Lampung Diguncang Gempa Hari Ini Rabu 11 Oktober 2023, Berikut Data BMKG

Kemudian pukul 14.00 WIB hingga 15.00 WIB, indeks UV di wilayah Indonesia berangsur turun ke kategori moderat dan rendah.

Paparan sinar UV akan berangsur hilang mulai dari wilayah Papua sejak pukul 14.00 WIB atau 16.00 WIT, lalu berakhir di seluruh Indonesia pada pukul 17.00 WIB atau 18.00 WITA atau 19.00 WIT.

Saat indeks UV kategori sangat tinggi terjadi di suatu wilayah, BMKG menganjurkan agar masyarakat melakukan tindakan pencegahan ekstra, di antaranya:

  • Kurangi waktu di bawah paparan matahari antara pukul 10 pagi hingga pukul 4 sore.
  • Tetap di tempat teduh pada saat matahari terik siang hari,
    kenakan pakaian pelindung matahari, topi lebar, dan kacamata hitam yang menghalangi sinar UV, pada saat berada di luar ruangan,
  • Oleskan cairan pelembab tabir surya SPF 30+ setiap 2 jam bahkan pada hari berawan, setelah berenang atau berkeringat.

Sementara itu, saat indeks UV masuk kategori extreme, BMKG mengimbau masyarakat untuk:

  • Mempersiapkan semua tindakan pencegahan karena kulit dan mata dapat rusak dan terbakar dalam hitungan menit,
  • Hindari paparan matahari antara pukul 10 pagi hingga pukul 4 sore,
  • Tetap di tempat teduh pada saat matahari terik siang hari,
  • Kenakan pakaian pelindung matahari, topi lebar, dan kacamata hitam yang menghalangi sinar UV, pada saat berada di luar ruangan,
  • Oleskan cairan pelembab tabir surya SPF 30+ setiap 2 jam bahkan pada hari berawan, setelah berenang atau berkeringat.

BMKG memprediksi musim kemarau akan berakhir di sebagian besar wilayah Indonesia mulai akhir Oktober ini.

Tetapi, fenomena El Nino atau pemanasan suhu muka laut (SML) masih terus terjadi hingga 2024 mendatang.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, level El Nino moderat akan terus bertahan dan berakhir pada bulan Februari-Maret 2024.

Dwikorita pun menerangkan, selama Oktober, kondisi di sebagian wilayah Indonesia masih kering.

Ia mengingatkan, agar masyarakat tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran lantaran kemarau kering masih belum berakhir.

"Masyarakat dimohon selama bulan Oktober ini kondisinya masih kering, maka tidak dibakar pun bisa terbakar," tutur Dwikorita di Jakarta, Selasa (3/10/2023).

"Jadi jangan mencoba-coba untuk dengan sengaja atau tidak sengaja untuk mengakibatkan nyala api, karena pemadamannya akan sulit untuk dilakukan," imbuhnya.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Sejarah Konflik Palestina dan Israel Memperebutkan Jalur Gaza

Baca juga: Perekonomian Domestik Meningkat, Kredit Konsumer BRI Tumbuh 2 Digit

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan ke Penerima BKBK Gubernur, Putus Mata Rantai Kemiskinan di Jambi

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved