Titik Hotspot di Batanghari Menurun Drastis Usai Diguyur Hujan Beberapa Hari

Hujan beberapa hari yang lalu di Kabupaten Batanghari mempengaruhi penurunan jumlah hotspot akibat kebakaran hutan dan lahan.

Penulis: Srituti Apriliani Putri | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi.com/Srituti Apriliani Putri
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batanghari Syamral. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Hujan beberapa hari yang lalu di Kabupaten Batanghari mempengaruhi penurunan jumlah hotspot akibat kebakaran hutan dan lahan.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batanghari Syamral menyebut, berdasarkan data terakhir per tanggal 19 September setidaknya ada 164 titik hotspot di Kabupaten Batanghari.

"Pertengahan September ini, Alhamdulillah kita ada hujan dan dua hari ini hujan. Ini membantu kita dalam pemadaman," ujarnya pada Jumat (22/9/2023).

Ia mengatakan akibat curah hujan yang terjadi, beberapa lokasi hotspot signifikan turun dan tidak nampak.

"Sangat signifikan, nampaknya pasca dua hari turun hujan hotspot kita tidak nampak. Tapi kalau dalam beberapa hari ini hujan tidak ada, dikhawatirkan hotspot kita akan kembali tinggi." 

Meski terjadi penurunan titik hotspot, Syamral mengatakan bahwa pihaknya masih terus melakukan pemantauan dan sosialisasi terkait dengan kebakaran hutan dan lahan.

"Sementara kita masih melakukan pemantauan dan status kita masih siaga karhutla," ujarnya.

Baca juga: Tanggapan Waka DPRD Tebo Soal Karhutla di Konsesi PT ABT

Baca juga: Kebakaran di Konsesi PT ABT Jambi Sudah Mencapai 100 Hektar, Petugas Temukan Tanaman Sawit

Baca juga: Udara di Muara Bulian Tidak Sehat Berdasarkan Indeks ISPU Labor Lingkungan Batanghari

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved