Berita Jambi
Satu Regu Manggala Agni Provinsi Jambi Dikerahkan Bantu Pemadaman Api Karhutla di OKI Sumsel
Anggota Manggala Agni Provinsi Jambi diminta untuk membantu pemadaman api akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Sumatra Selatan
Penulis: A Musawira | Editor: Herupitra
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Anggota Manggala Agni Provinsi Jambi diminta untuk membantu pemadaman api akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Sumatra Selatan, Kamis (7/9/2023) kemarin.
Karhutla di Sumatera Selatan tampaknya masih berpengaruh terhadap kualitas udara di Provinsi Jambi.
Meski udara lebih cerah dari sebelumnya, kabut asap tipis masih terasa di Provinsi Jambi, khususnya di pagi hari.
Anggota Satgas Karhutla Provinsi Jambi 2023 dari Manggala Agni, Nufit HR mengatakan satu regu Manggala Agni Provinsi Jambi sudah diberangkatkan ke Sumsel, Kamis malam.
"Manggala Agni Provinsi Jambi mendapat perintah BKO ke Sumatera Selatan, membantu pemadaman, di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI)," katanya pada Jumat (8/9/2023).
Baca juga: Anggota DPR RI Hasbi Anshory Puji Prajurit TNI saat Padamkan Api Karhutla di Jambi
Baca juga: Kapolda Jambi Dampingi KSAD Tinjau Lokasi Karhutla di Desa Ramin
Ia menuturkan dalam satu tim Manggala Agni terdiri dari 15 orang. Mereka melakukan pemadaman tepatnya di Desa Cinta Jaya, OKI. Areal yang terbakar, adalah Area Penggunaan Lain (APL) atau lahan masyarakat.
"Manggala Agni Provinsi Jambi sudah sampai di lokasi," ujarnya.
Sementara itu, informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jambi, terjadi hujan lebat disejumlah wilayah.
Hujan ini juga berdampak berkurangnya kabut asap di Provinsi Jambi.
Kepala BMKG Provinsi Jambi, Ibnu Sulistyo menyebut hujan lebat disertai kilat dan petir, serat angin kencang hingga sore hari berpotensi terjadi di Sekernan, Kumpeh Ulu, dan Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi.
Kemudian hujan juga turun di Kabupaten Tanjab Barat, tepatnya di Tungkal Ulu, Batangasam dan Muarapapalik.
Selanjutnya, di Kabupaten Tanjab Timur, hujan terjadi di Mendahara dan sekitarnya.
"Bisa juga meluas ke sejumlah wilayah, seperti Merangin, Batanghari, Tebo, dan sejumlah wilayah lainnya," katanya.
Sementara berdasarkan informasi dari Posko Satgas Karhutla Provinsi Jambi, hotspot yang terpantau satelit kemarin, berjumlah dua titik. Yakni di Betara Kabupaten Tanjab Barat, dan Bajubang Kabupaten Batanghari.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Secara Swadaya Masyarakat Datuk Nan Duo Perbaiki Jembatan Gantung yang Rusak
Baca juga: Bawaslu Batanghari Tolak Gugatan Partai Kebangkitan Nusantara pada KPU
Baca juga: Cuaca Belum Normal, Disdik Muaro Jambi Keluarkan Surat Edaran
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.