Pemilu 2024

Adian Napitupulu Akui Ada yang Ingin Jokowi- Megawati Pecah Kongsi: Tak Perlu Diungkap, Selalu Gagal

Politisi PDI Perjuangan menanggapi adanya pihak yang mencoba memecah hubungan antara Presiden Jokowi dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

|
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Kompas.id
Politisi PDI Perjuangan menanggapi adanya pihak yang mencoba memecah hubungan antara Presidengl Jokowi dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. 

TRIBUNJAMBI.COM - Politisi PDI Perjuangan menanggapi adanya pihak yang mencoba memecah hubungan antara Presiden Jokowi dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Namun anggota DPR RI itu menyebutkan bahwa pihaknya tak perlu mengungkap pihak yang menginginkan perpecahan tersebut.

Sebab dia menegaskan upcaya itu selalu gagal.

Hal itu menurut Adian Napitupulu lantaran masyarakat telah bisa menilai dengan sendiri.

Pernyataan itu disampaikannya dalam acara Satu Meja The Forum bertajuk 'Siapa Ingin Megawati-Jokowi Pecah Kongsi?' di kanal Youtube Kompas TV, Kamis (31/8/2023).

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Puan Maharani menyerukan kepada para kadernya untuk waspada jelang PEmilu 2024.

Sebab ada pihak yang mencoba memecah belah hubungan antara Presiden Jokowi  dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Seruan ini disampaikan Puan Maharani dalam Apel Konsolidasi PDIP di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (25/8/2023) lalu.

Baca juga: Detik-detik Adian Napitupulu Ngomong Langsung ke Jokowi Soal Capres Ganjar Pranowo

Baca juga: Ketemu PDIP, OSO Sebut Hanura Belum Sodorkan Nama Cawapres Ganjar Pranowo: Tunggu Tanggal Mainnya

Baca juga: Budiman Sudjatmiko Kirim Surat ke Megawati Di Masa Genting, Potret Kedekatan dengan Megawati

"Jangan biarkan soliditas partai diusik oleh mereka yang hanya ingin memecah belah atau mempertentangkan Ketua Umum Ibu Megawati dan Presiden Jokowi," kata Puan.

Menanggapi seruan Puan ini, politikus PDI Perjuangan Adian Napitupulu mengatakan tak perlu mengungkap pihak mana yang disindir oleh Puan.

Menurutnya berdasarkan peristiwa politik yang telah terjadi belakangan ini, publik sudah mampu menerka siapa pihak yang dimaksud.

"Ada yang berusaha menarik-narik Presiden Jokowi agar tidak memiliki pilihan yang sama seperti apa yang sudah partai putuskan. Hal-hal seperti itu kan bisa ditangkap oleh publik. Sebenarnya nggak perlu didiskusikan, publik juga tahu," kata Adian

Namun Adian meyakini bahwa cara-cara yang mengarah pada upaya pemecahan hubungan Mega-Jokowi akan berujung gagal.

Pasalnya kata dia, PDIP merupakan partai politik yang sudah teruji dari upaya pemecah belahan, di mana sejak tahun 96-an kerap diterpa secara fisik dengan isu fitnah dan caci maki.

"Selalu terbukti gagal, sejarah menjawab berkali-kali upaya itu selalu gagal," kata Adian.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Resep Bihun Goreng Enak, Tambahkan Bakso dan Sosis

Baca juga: Cara Daftar dan Manfaat Kartu Prakerja Gelombang 61, Dibuka 8 September 2023

Baca juga: Resep Soto Betawi, Tambahkan Lemak Sapi

Baca juga: Kapan Kartu Prakerja Gelombang 61 Dibuka? Ini Penjelasannya

Artikel ini diolah dari Tribunnews.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved