Kronologi Tewasnya Eko Gegara Tersindir Status WA, Dihajar 13 Orang dan Alami 14 Luka Tusuk

Beikut kronologi tewasnya Eko Ahmat Ariyadi (27), korban pengeroyokan lantaran tersindir Status WhatsApp hingga korban mengalami 14 luka tusuk.

Editor: Darwin Sijabat
Tribun Jateng
Beikut kronologi tewasnya Eko Ahmat Ariyadi (27), korban pengeroyokan lantaran tersindir Status WhatsApp hingga korban mengalami 14 luka tusuk. 

TRIBUNJAMBI.COM - Beikut kronologi tewasnya Eko Ahmat Ariyadi (27), korban pengeroyokan lantaran tersindir Status WhatsApp hingga korban mengalami 14 luka tusuk.

Pelaku pengeroyokan itu berjumlah 13 orang.

Tak hanya pengeroyokan dilakukan para pelaku, tubuh korban juga mengalami luka tusuk.

Tak tanggung-tanggung, korban mengalami 14 luka tusukan.

Selain itu juga korban dihajar menggunakan paving.

Saat ini polisi telah mengamankan tujuh orang dari belasan pelaku tersebut dan sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Sementara enam orang lainnya hingga kini masih menjadi buronan.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar meminta agar keenam pelaku pengeroyokan itu untuk menyerahkan diri.

Satu diantara pelaku yang masih buronan itu kata Kombes Irwan merupaakan pelaku utama.

Baca juga: Sindir Lewat Status WA, Eko Tewas di Tangan Teman, Dihajar Pakai Paving dan Ditusuk Hingga 14 Titik

Baca juga: Ternyata Bripda Igatius Sempat Video Call Keluarga dan Kekasih, 40 Menit Sebelum Tertembak

Baca juga: Kubu Anies Baswedan Diminta Tidak Panik Soal Audit Renovasi JIS, PSI: Kalau Benar Nggak Usah Takut

Ketujug tersangka yang diamankan itu yakni M Abdul Muis alias Boges (23), Nicko Jaisy Maisa alias Bagas (24), Luluk Arfian alias Royan (19), Andre William (20).

Kemudian, M Abdul Aziz (22), Saiq Fazal alias Bongo (27), dan Ahmad Satrio (19).

adapun kronologi pengeroyokan itu diungkapkan tersangka Saiq Fazal alias Bongo (27).

Dia mengatakan bahwa pengeroyokan itu bermula ketika korban membuat Status WhatsApp.

Status tersebut menyindir saksi Ayuf Yanuar Rachman.

Kalimat dalam status tersebut yakni 'kalau tidak mau kumpul-kumpul lagi tidak apa-apa'.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved