Kabar Mentan Jadi Tersangka

Respon Surya Paloh Kala 2 Kader Nasdem Diterpa Isu Korupsi, Johnny G Plate dan Syahrul Yasin Limpo

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menanggapi dua kader partainya yang diterpa isu tersandung kasus korupsi, Johnny G Palte dan Syahrul Y Limpo

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ist/Kolase Tribun Jambi
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh memberikan tanggapan atas dua kader partainya yang diterpa isu tersandungb kasus korupsi. Kedua kader tersebut yakni Hohnny G Plate Mantan Menkominfo dan Syahrul Yasin Limpo yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pertanian. 

TRIBUNJAMBI.COM - Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh memberikan tanggapan atas dua kader partainya yang diterpa isu tersandungb kasus korupsi.

Kedua kader tersebut yakni Hohnny G Plate Mantan Menkominfo dan Syahrul Yasin Limpo yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pertanian.

Untuk itu dua mengingatkan agar kadernya bahwa saat ini sedang dalam kondisi tidak baik-baik saja.

Sebab setelah hampir 10 tahun mesra dengan Presiden Jokowi, kini hubungan itu kandas.

Hubungan Partai Nasdem dengan pemerintah sampai di titik nadir.

Bahkan disebut tidak ada lagi pujian dari kader partai itu kepada pemerintah.

Sebab yang ada saat ini kader Partai Nasdem digoyang isu korupsi.

Salah satu kader andalan yang menjadi Sekjen yakni Johnny G Plate sudah meringkuk di tahanan Kejagung.

Baca juga: Mahfud MD Bantah Peluncuran Satelit SATRIA 1 Berhubungan dengan Proyek BTS 4G Kominfo Johnny G Plate

Baca juga: Login Chat GPT dan Cara Menggunakan dalam Bahasa Indonesia

Berikutnya adalah Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, yang tinggal menunggu waktu.

Saat ini KPK tengah menyelidiki kasus dugaan korupsi Syahrul Yasin Limpo.

Tidak itu saja, terbaru penguasa sedang membidik Anies Baswedan, capres yang diusung Partai Nasdem.

Melihat fakta itu, Surya Paloh coba menempatkan partainya sebagai korban (playing victim).

Semangat bangkit kepada kader pun digelorakan saat membuka orientasi calon anggota legislatif (caleg) Nasdem se-Sulawesi di Hotel Claro Makassar Jl AP Pettarani Kota Makassar, Kamis (22/6/2023).

Dalam pidatonya, Surya Paloh mengingatkan bahwa perjuangan dalam berpolitik penuh dengan risiko.

Menurut Surya, ditekan hingga dijebloskan ke penjara merupakan risiko perjuangan.

"Dibujuk, dirayu, ditekan, kalau perlu kadernya dijebloskan ke tahanan, itu adalah bagian resiko perjuangan kita," katanya.

Meski diterpa isu dan masalah, Surya Paloh menyebut NasDem tetap memiliki niat baik.

Niat itu ditujukan kepada sahabat di luar pemerintahan maupun di dalam pemerintahan.

"Tapi niat baik kita justru pada sahabat kita di Negeri ini. Bahkan untuk sahabat yang memerintah pun kita punya niat baik," lanjutnya.

Surya Paloh mengaku tidak mengedepankan prasangka buruk dalam berpolitik.

Baca juga: Anies Baswedan Masih Rahasiakan Nama Cawapresnya di Pilpres 2024, akan Umumkan di Waktu yang Tepat

Sehingga masalah yang dihadapi menurutnya harus terus dihormati prosesnya.

"Kita tidak mengedepankan prasangka buruk dan strategi licik dalam berpolitik. Kita hormati upaya penegakan hukum, jangan diragukan lagi. Kita patuh," lanjutnya.

Diketahui, dua kader NasDem baru saja diterpa isu korupsi.

Pertama ada Menkominfo Johnny G Plate yang kini sudah menjadi tersangka kasus korupsi pengadaan BTS 4G.

Johnny G Plate pun kini sudah ditahan di Rutan Salemba.

Terbaru, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo juga diterpa isu korupsi.

SYL sapaannya, sudah diperiksa KPK terkait kasus dugaan korupsi pejabat Kementan.

Andalkan Sulsel Lumbung Suara Nasdem di Pemilu 2024

Surya Paloh memimpin orientasi kader di Hotel Claro Makassar, Kamis (22/6/2023).

Surya Paloh didampingi Ketua Teritorial Pemenangan Pemilu Wilayah Sulawesi Rahmat Gobel, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Koordinator Bappilu Prananda Surya Paloh.

Baca juga: Eks Jenderal TNI Ini Masuk Daftar Kandidat Ketua Timses Pemenangan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024

Turut hadir Ketua DPW NasDem Sulsel Rusdi Masse, Sekretaris Syahruddin Alrif, Ketua DPD Nasdem Makassar Andi Rachmatika Dewi dan jajara Ketua DPD Nasdem se-Sulsel.

Surya Paloh menyebut Sulsel sebagai kekuatan besar dalam meraup suara.

Di bawah kepemimpinan Rusdi Masse, Sulsel diakui memiliki target tinggi dalam menatap Pemilu 2024

"Ini ketiga kalinya Nasdem ikut pemilu. Saya nyatakan, wilayah yang satu-satunya target meningkatkan elektoral dan kursi dua kali lipat dari 2019 hanya Provinsi Sulsel," kata Surya Paloh.

Ketum DPP NasDem mengaku, optimis dengan target tinggi di Sulsel.

Menurutnya, jika NasDem Sulsel mampu mencapai target maka sebuah modal besar menuju pemilu berikutnya.

Surya Paloh pun menaruh harapan besar Sulsel bisa menjadi lumbung suara NasDem di Pemilu.

"Ini luar biasa sekali. Kalau ini tercapai, itu suatu pertanda," jelas Surya Paloh

"Insyallah hasil 2024 merupakan modal besar, untuk target 2029 NasDem pemenang pemilu secara nasional. Ini harapan kita bersama," lanjutnya.

Sorak sorai menyambut orasi Surya Paloh pun seketika bergemuruh.

Surya Paloh mengaku terkesima dengan perjuangan Kader NasDem Sulsel.

"Saya melihat satu hal yang saya rasakan, perjuangan kawan-kawan sungguh membesarkan hati, memberikan rasa kebanggaan tersendiri. Ini amat jelas," tegas Surya Paloh.

Pertemuan ini akan dilanjutkan dengan pembekalan Bacaleg se-Sulawesi.

DPP NasDem sudah menyiapkan serangkaian materi untuk mematangkan strategi menuju Pemilu 2024.

Selama dua hari, para Bacaleg diarahkan mengenai tugas dan tanggungjawabnya sebelum duduk di kursi dewan.

Pengarahan ini diterima para Bacaleg DPR RI hingga DPRD Kab/Kota.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Virgoun Permak Hidung Jelang Cerai, Ingin Buat Inara Rusli Nyesal?

Baca juga: Kumpulan Cheat GTA 5 Paling Lengkap di Dunia untuk PS3, PS5, PS4, PC hingga Xbox 2023, CEK DISINI!

Baca juga: Besok Tim Seleksi Bawaslu Kabupaten/Kota Provinsi Jambi Umumkan Hasil Verifikasi Administrasi

Baca juga: Login Chat GPT dan Cara Menggunakan dalam Bahasa Indonesia

Sebagian artikel ini diolah dari WartaKotalive.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved