Kerugian Akibat Kebakaran di Batanghari Capai Rp900 Juta, Dipicu Korsleting Listrik

Terhitung sejak Januari hingga Juni 2023, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Batanghari telah menangani 16 kasus kebakaran.

Penulis: Srituti Apriliani Putri | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi.com/Aryo Tondang
Ilustrasi kebakaran. 

TRIBUNJAMBI.COM, BATANGHARI - Terhitung sejak Januari hingga Juni 2023, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Batanghari telah menangani 16 kasus kebakaran.

Kepala Bidang Penanggulangan Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Batanghari, M. Jasmin mengatakan total kerugian dari 16 kasus kebakaran tersebut mencapai Rp900 juta.

"Umumnya kebakaran merupakan rumah, rata-rata akibat korsleting arus listrik," ujarnya. Kamis, (8/6/2023).

Jasmin mengatakan, hampir secara merata terjadi diseluruh kecamatan di Kabupaten Batanghari.

"Yang terbanyak itu di Kecamatan Batin XXIV dan Pamayung," sebutnya.

Ia menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada. Dan tidak meninggalkan rumah dalam keadaan listrik masih menyala atau menggunakan sambungan listrik yang berlebihan.

Baca juga: Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Dinas Bunak Batanghari Akan Cek SK Kesehatan Hewan

Baca juga: Ditemukan 14 Sapi dengan Penyakit Kulit di Batanghari Jambi

Baca juga: Masalah Tapal Batas Desa Belum Selesai, Ketua DPRD Batanghari Minta Pemkab Cepat Selesaikan

 

 

 

 


Kepala Bidang Penanggulangan Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Batanghari, M. Jasmin 

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved