Pembunuhan Berantai

Dukun Pengganda Uang Mbah Slamet Bunuh dan Kubur Pasangan Kekasih Asal Palembang di Satu Liang Lahat

Mbah Slamet, dukun pengganda uang di Banjarnegara, Jawa Tengah tega bunuh dan kubur pasangan kekasih asal Palembang, Suamtera Selatan di satu liang

|
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Tribun Jateng
Mbah Slamet, dukun pengganda uang di Banjarnegara, Jawa Tengah tega bunuh dan kubur pasangan kekasih asal Palembang, Suamtera Selatan di satu liang lahat. 

Namun, ia tak pernah menanyakan darimana datangnya uang nafkah tersebut.

Bahkan Seneh tak mengetahui apakah uang tersebut adalah hasil penipuan.

Baca juga: Tak Hanya Palembang, Warga Lampung Turut Dibunuh Dukun Pengganda Uang Mbah Slamet, Ini Identitasnya

"Nggak tahu apakah uang itu apakah dari hasil tipu atau nggarong. Yang utama, istri dikasih nafkah, nggak tahu uang darimana, saya nggak tanya," ucap Seneh.

Sementara itu, dikutip dari TribunBanyumas.com, Seneh memang sempat memergoki suaminya melakukan ritual di sebuah ruangan di depan rumah.

"Katanya ada ritual yang dilakukan di dalam ruangan depan rumah, tapi cuma sebentar," katanya.

Menurut Seneh, Tohari sudah satu tahun tidak tinggal di rumah setelah bertemu seseorang asal Pagentan.

Awal puasa lalu, Tohari sempat pulang namun hanya sebentar dan pergi lagi.

"Saya biasa-biasa saja karena tidak tahu dengan aktivitas bapak."

"Cuma, sempat kaget saat diseret-seret di kebun oleh polisi," katanya.

Seneh mengaku tak terpengaruh dengan kasus yang menjerat sang suami.

Apalagi, masyarakat di lingkungannya juga tidak berubah sikap.

"Tidak ada imbasnya dari masyarakat dan biasa saja," ucapnya santai.

Sementara itu, dalam wawancara yang lain, Seneh mengaku sudah lega dengan penangkapan suaminya.

Sebab selama ini, ia mengaku sakit hati dengan sifat Mbah Slamet yang kerap menggandeng perempuan lain.

"Saya udah lega (suami ditangkap) karena udah nyakitin saya udah lama. Saya sering lihat sama perempuan lain."

"Saya sudah sakit hati. Makanya denger udah ditangkap, saya Alhamdulillah, lega," kata Seneh dikutip dari video YouTube Official iNews.

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara dibuat geger atas penangkapan Tohari atau Mbah Slamet yang merupakan warga setempat.

Pasalnya, penangkapan itu disertai penemuan sejumlah jenazah di perkebunan warga, korban pembunuhan Tohari yang mengaku sebagai dukun pengganda uang.

Hingga Selasa (4/4/2023), pihak kepolisian sudah menemukan 12 jenazah yang merupakan korban dari Mbah Slamet.

Ke-12 jenazah itu dikubur di jalan setapak menuju hutan.

Aksi sadis Mbah Slamet terungkap berkat pesan WhatsApp seorang korban berinisial PO (53), warga Sukabumi, Jawa Barat kepada anaknya.

Mbah Slamet mengaku kesal lantaran terus ditagih oleh korban.

Mbah Slamet mengaku menjanjikan akan melipatgandakan uang korban yang telah disetorkan, dari Rp 70 juta menjadi Rp 5 miliar.

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Cegah Inflasi di Daerah, Pemkab Tanjabtim Bersama Bulog Kuala Tungkal Gelar Pasar Murah

Baca juga: Massimiliano Allegri Kecewa Juventus Hadiahkan Penalti untuk inter Milan di Menit Akhir

Baca juga: Dinas Ketahanan Pangan Kota Jambi Akan Cek Kelayakan Daging yang Dijual Pedagang Musiman

Baca juga: Kondisi Korban Pembunuhan Dukun Pengganda Uang dari Banjarnegara Berusia 25-50 Tahun

Artikel ini telah diolah dari Tribunjateng.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved