Pembunuhan Berantai
Dukun Pengganda Uang Mbah Slamet Bunuh dan Kubur Pasangan Kekasih Asal Palembang di Satu Liang Lahat
Mbah Slamet, dukun pengganda uang di Banjarnegara, Jawa Tengah tega bunuh dan kubur pasangan kekasih asal Palembang, Suamtera Selatan di satu liang
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
TRIBUNJAMBI.COM - Mbah Slamet, dukun pengganda uang di Banjarnegara, Jawa Tengah tega bunuh dan kubur pasangan kekasih asal Palembang, Suamtera Selatan di satu liang lahat.
Pasangan tersebut merupakan dua diantara 11 orang yang menjadi korban pembunuhan oleh dukun yang mengaku bisa menggandakan uang tersebut.
Identitas korban tersebut bernama Mulyadi dan kekasihnya.
Namun saat ini identitas sang kekasih belum dikatahui.
Mulyadi merupakan satu diantara korban dukun pengganda uang Mbah Slamet yang teridentifikasi.
Mereka adalah Paryanto warga Sukabumi dan Mulyadi asal Palembang.
Sementara sembilan mayat lain belum teridentifikasi.
Paryanto merupakan korban terakhir yang pada gilirannya mengungkap kasus pembunuhan berantai ini.
Baca juga: 25 Tahun Menikah, Istri Mbah Slamet Tak Mengetahui Sang Suami Jadi Dukun Pengganda Uang dan Pembunuh
Baca juga: Kondisi Korban Pembunuhan Dukun Pengganda Uang dari Banjarnegara Berusia 25-50 Tahun
Sebelum minum racun dari Mbah Slamet, ia sempat WA anaknya, mengabarkan lokasi ia berada.
Polisi sejauh ini telah menemukan 12 jasad dari berbagai liang berbeda dari area kebun milik tersangka.
Dua jasad telah teridentifikasi, sisanya masih polisi dalami.
"Ada sepasang kekasih asal Palembang atas nama Mulyadi dan pacarnya dikubur di liang yang sama," ujar Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi di kantornya, Kota Semarang, Rabu (5/4/2023).
Para korban lainnya dipendam oleh tersangka dibagi ke dalam beberapa liang.
Menurut pengakuan tersangka, korban Paryanto (53) asal Sukabumi dikubur di liang nomor 1.
Satu warga asal Gunung Kidul laki-laki dikubur di liang nomor 2.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.