DPRD Provinsi Jambi

Dewan Usul Miniatur Ka'bah di RTH Diganti Rumah Adat. M Amin: Konsep RTH Itu Tempat Umum

M Amin dari Fraksi Golkar meminta Pemerintah Provinsi Jambi untuk mengganti miniatur ka'bah di Ruang Terbuka Hijau (RTH) dengan rumah adat.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Teguh Suprayitno
Youtube Channel Kito
Taman Putri Pinang Masak yang akan jadi unggulan destinasi wisata Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI-Anggota DPRD Provinsi Jambi, M Amin dari Fraksi Golkar meminta Pemerintah Provinsi Jambi untuk mengganti miniatur ka'bah di Ruang Terbuka Hijau (RTH) dengan rumah adat.

Menurutnya RTH merupakan tempat umum yang banyak di kunjungi oleh masyarakat. Saran ini juga datang dari masyarakat pada saat dirinya melakukan reses beberapa waktu lalu.

"RTH itu tempat umum, dengan adanya miniatur Ka'bah ini tidak sesuai dengan konteksnya sebagai tempat umum. Karena apa yang datang ke RTH itu tidak hanya orang islam, tapi banyak agama lain. Apa salahnya diganti dengan rumah adat misalnya," terangnya.

Lebih lanjut disampaikan oleh M Amin bahwa dirinya meminta agar sejumlah fasilitas yang ada di RTH tersebut di lengkapi, seperti halnya toilet. Ia menyebut bahwa fasilitas toilet harus diperbanyak, karena sesuai konteksnya tempat umum, maka akan banyak orang yang berada di sana.

"Saya melihat di sana WC nya sangat minim. Apa salahnya jika di perbanyak, karena konteknya tadi RTH adalah ruang terbuka hijau sebagai tempat umum," pungkasnya.

Baca juga: Telan Anggaran Rp 35 M, Fraksi Gerindra Pertanyakan Pembangunan RTH Putri Pinang Masak di Jambi 

Baca juga: Paripurna DPRD Provinsi Jambi Ramai Intrupsi, Dewan Kecewa Gubernur Tak Hadir

Baca juga: Waka DPRD Tanjabbar Baik-baik Saja Pasca Kecelakaan, Hingga Kini Belum Temui Keluarga Korban

Sumber: Tribun Jambi
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved