Pembacok Mantan Ketua KY yang Diciduk Polisi Ternyata Sales Roti: Nekat Karena Terlilit Hutang

Motif sales roti yang merupakan pelaku pembacokan mantan Ketua Komisi Yudisial (KY), Jaja Ahmad Jayus karena terlilit hutang.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Ist
Motif sales roti yang merupakan pelaku pembacokan mantan Ketua Komisi Yudisial (KY), Jaja Ahmad Jayus karena terlilit hutang. 

Karena panik, putri Jaja Ahmas Jayus pun akhirnya berteriak minta tolong kemudian pelaku melakukan pembacokan padanya sehingga menyebabkan luka di tangan dan punggung.

"Namun karena panik, berteriak dan dilakukanlah pembacokan, ditangkis sehingga kena di tangannya, kena di bagian punggung,"

Saat mendengar teriakan minta tolong itu, kemudian Jaja Ahmad Jayus turun dari lantai dua dan sudah mendapati putrinya berlumuran darah.

Ia pun setelah itu juga berteriak minta tolong, setelahnya dibacok juga oleh pelaku.

"Kemudian pada saat ada teriakan minta tolong dari si putri, maka mantan Ketua KY turun dari lantai 2 (dua) melihat si anak sudah berdarah, kemudian melakukan teriak minta tolong juga dibacok oleh tersangka."

"Dari situ korban tetap berteriak minta tolong, tersangka keluar, warga mulai berdatangan, kemudian tersangka langsung kembali ke sepeda motor dan melarikan diri," ungkap Kusworo.

Pelaku Sempat Masuk ke Kamar

Mantan Ketua Komisi Yudisial Indonesia, Jaja Ahmad Jayus dikabarkan dibacok orang tak dikenal.

Jaja Ahmad Jayus merupakan Ketua Komisi Yudisial selama dua periode, yakni 2010-2015 dan tahun 2015-2020.

Baca juga: Komplotan Pencurian Ternak Sapi Lintas Provinsi Dibekuk Polisi di Tebo

Beredar video yang menyebutkan terjadi pembacokan terhadap Jaja Ahmad Jayus oleh orang tak dikenal yang masuk ke kamar korban, Selasa (28/3/2023).

Dalam video tersebut, terlihat sebuah rumah berwarna cream dengan pagar coklat hitam, dan terdapat mobil hitam di depan rumah tersebut.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo, membenarkan adanya pembacokan kepada Jaja Ahmad Jayus, yang merupakan Mantan Ketua Komisi Yudisial.

"Iya betul (adanya pembacokan)," ujar Kusworo, saat dikonfirmasi melalui pesan singkatnya.

Dalam video yang beredar, rumah tersebut sudah dipasangi garis polisi.

"Saat ini sedang dilakukan penyelidikan, oleh Polresta Bandung," kata Kusworo.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved